14 Jam Terjebak di Bawah Rumah Panggung, Seekor Macan Tutul Akhirnya Dievakuasi

Kompas.com - 17/05/2018, 19:16 WIB
Dua petugas mengevakuasi macan tutul dari rumah warga di Kampung/Desa Perbawati, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (17/5/2018). KOMPAS.com/BUDIYANTODua petugas mengevakuasi macan tutul dari rumah warga di Kampung/Desa Perbawati, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (17/5/2018).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Sekitar 14 jam akhirnya macan tutul (Panthera pardus melas) yang terjebak di bawah rumah panggung milik warga di Sukabumi, Jawa Barat, dievakuasi, Kamis (17/5/2018) sekitar pukul 13.30 WIB.

Macan tutul yang berasal dari habitat aslinya di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) itu terpaksa ditembak bius. Macan tutul itu akhirnya diketahui berjenis kelamin jantan dengan usia sekitar satu tahun.

"Paling sekitar 10 menit setelah berhasil dibius, macan tutul ini pingsan," kata drh Bongot Huaso Mulia dari Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor kepada wartawan setelah melaksanakan eksekusi tembak bius macan tutul, Kamis siang.

Baca juga: Seekor Macan Tutul Terjebak di Bawah Rumah Panggung di Sukabumi

Dia menuturkan, macan tutul yang pingsan diperiksa kesehatan dan diambil sampel darahnya untuk diperiksa di laboratorium.

"Kondisi macan tutul masih belum dapat dilepasliarkan dan masih observasi. Rekomendasi kami diberi waktu lagi sampai benar-benar pulih," ujar dia.

Proses pembiusan dan evakuasi satwa langka dan dilindungi itu berlangsung sekitar satu jam.

Sebelum melaksanakan eksekusi bius, tim gabungan dan dibantu sejumlah warga mensterilkan rumah panggung dan lokasi sekitarnya.

Saat ini, macan tutul yang sudah langka di habitatnya masih dalam observasi dan berada dalam kandang transit di kantor TNGGP Bidang Sukabumi.

"Kami masih pantau terus kondisinya, namun macan tutul sudah siuman dan kembali bergerak-gerak," kata drh Wahyu Hananto dari PPSC.

Baca juga: Setelah Harimau Bonita Ditangkap, Anak-anak Kembali Sekolah

Tim gabungan evakuasi macan tutul di rumah warga ini di antaranya melibatkan BBTNGGP, BBKSDA Jawa Barat, TSI, Pusat Penyelamatan Satwa (PPSC), Polsek Sukabumi-Polres Sukabumi Kota, Koramil Sukabumi, relawan Panthera, dan masyarakat Kampung Perbawati.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Regional
Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Regional
Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Regional
Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Regional
KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Regional
Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Regional
Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Regional
Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Regional
TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

Regional
5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Regional
Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Regional
Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Regional
Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Regional
Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X