Ada Waktu 7 Hari Untuk Keluarga Ambil Jenazah Pelaku Bom di RS Bhayangkara - Kompas.com

Ada Waktu 7 Hari Untuk Keluarga Ambil Jenazah Pelaku Bom di RS Bhayangkara

Kompas.com - 17/05/2018, 12:45 WIB
Jenazah pelaku bom dievakuasi di RS Bhayangkara Polda JatimKOMPAS.com/Achmad Faizal Jenazah pelaku bom dievakuasi di RS Bhayangkara Polda Jatim

SURABAYA, KOMPAS.com - Polda Jatim memberi waktu hingga 7 hari kedepan, bagi keluarga pelaku bom bunuh diri untuk datang ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim guna mencocokkan data sekunder untuk keperluan identifikasi, sekaligus mengambil jenazah.

Setelah 7 hari kedepan, polisi akan membahasnya lagi dengan pihak terkait, untuk langkah yang akan diambil terkait jenazah para pelaku bom bunuh diri tersebut.

"Kita bicarakan lagi dengan pihak terkait seperi Kementerian Agama dan pihak lainnya, akan diapakan jenazah-jenazah tersebut," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera, Rabu (16/5/2018).

Pengumuman melalui media kata Barung sudah dilakukan hingga 3 kali sampai hari ini.

Baca juga: Jenazah Pelaku Bom di RS Bhayangkara Polda Jatim Belum Dijemput Keluarga

"Pengumuman juga sudah disampaikan melalui media sosial polisi sampai ke tingkat polsek," jelasnya.

Namun sampai Rabu sore belum ada satupun keluarga yang mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.

"Padahal kedatangan keluarga kami butuhkan untuk kepentingan identifikasi dan pencocokan data sekunder jenazah," jelasnya.

Sejak dievakuasi dari lokasi kejadian bom bunuh diri, jenasah para pelaku bom masih berada di RS Bhayangkara Polda Jatim.

Baca juga: Jenazah Korban Bom Bunuh Diri di Surabaya Tiba di Malang

Jenazah-jenazah tersebut disimpan dalam kontainer khusus penyimpanan jenazah.

Ke-13 jasad tersebut adalah keluarga Dita Supriyanto, keluarga Anton Febrianto, dan keluarga Tri Murtono.

Ketiga keluarga tersebut adalah pelaku bom bunuh diri di 3 gereja di Surabaya dan Mapolrestabes Surabaya. Juga ada korban bom yang meledak di Rusun Wonocolo, Kecamatan Taman, Sidoarjo.

Kompas TV Fenomena perempuan yang melakukan serangan bom bunuh diri bukan kali pertama ini terjadi di Indonesia.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya

Deddy Mizwar Proyeksikan Pantai Cidaun Menjadi Pelabuhan Samudera

Deddy Mizwar Proyeksikan Pantai Cidaun Menjadi Pelabuhan Samudera

Regional
10 Siswa DKI Jakarta dengan Nilai UN SMP Bahasa Indonesia Tertinggi

10 Siswa DKI Jakarta dengan Nilai UN SMP Bahasa Indonesia Tertinggi

Edukasi
Kebakaran di Taman Hiburan Terluas Jerman, 25.000 Orang Dievakuasi

Kebakaran di Taman Hiburan Terluas Jerman, 25.000 Orang Dievakuasi

Internasional
Setelah 4 Tahun, Pemprov DKI Akhirnya Dapat Opini WTP dari BPK

Setelah 4 Tahun, Pemprov DKI Akhirnya Dapat Opini WTP dari BPK

Megapolitan
Hasil Audit BPK Diumumkan Hari Ini, Anies Berharap DKI Dapat WTP

Hasil Audit BPK Diumumkan Hari Ini, Anies Berharap DKI Dapat WTP

Megapolitan
FITRA Minta Pemerintah Transparan soal Anggaran Pemberantasan Terorisme

FITRA Minta Pemerintah Transparan soal Anggaran Pemberantasan Terorisme

Nasional
Sudiman Said: Lebih dari 60 Persen Warga Jateng Ingin Pemimpin Baru

Sudiman Said: Lebih dari 60 Persen Warga Jateng Ingin Pemimpin Baru

Regional
Punya Kendala Daftar Sekolah, Warga Bisa Datang ke Posko di SMKN 1 Jakarta

Punya Kendala Daftar Sekolah, Warga Bisa Datang ke Posko di SMKN 1 Jakarta

Megapolitan
Pimpinan Komisi II Minta E-KTP yang Tercecer Tak Disalahgunakan

Pimpinan Komisi II Minta E-KTP yang Tercecer Tak Disalahgunakan

Nasional
Mantan Presiden AS George HW Bush Kembali Dirawat di Rumah Sakit

Mantan Presiden AS George HW Bush Kembali Dirawat di Rumah Sakit

Internasional
Tahun Depan, Mendikbud Ingin Pelaksanaan UNBK di SMP Capai 90 Persen

Tahun Depan, Mendikbud Ingin Pelaksanaan UNBK di SMP Capai 90 Persen

Nasional
Dedi Mulyadi Ajak Warga Hindari Politik 'Prostitutif' di Bulan Ramadhan

Dedi Mulyadi Ajak Warga Hindari Politik "Prostitutif" di Bulan Ramadhan

Regional
Mengetahui Tugas Asisten Masinis yang Juga Penting dalam Menjalankan Kereta...

Mengetahui Tugas Asisten Masinis yang Juga Penting dalam Menjalankan Kereta...

Megapolitan
THR Pegawai Honorer DKI Jadi Wewenang Masing-masing SKPD

THR Pegawai Honorer DKI Jadi Wewenang Masing-masing SKPD

Megapolitan
Kisah Abah Rasyid Mendirikan Sekolah hingga Mewujudkan Kapal Kemanusiaan

Kisah Abah Rasyid Mendirikan Sekolah hingga Mewujudkan Kapal Kemanusiaan

Nasional

Close Ads X