Sambut Ramadhan 2018, Polda NTB Musnahkan Ribuan Miras - Kompas.com

Sambut Ramadhan 2018, Polda NTB Musnahkan Ribuan Miras

Kompas.com - 17/05/2018, 07:20 WIB
Menyambut Ramadhan, Polda NTB memusnahkan 13.837 botol miras di halaman Mapolda NTB, Rabu (16/5/2018).Kompas.com/Fitri R Menyambut Ramadhan, Polda NTB memusnahkan 13.837 botol miras di halaman Mapolda NTB, Rabu (16/5/2018).

MATARAM, KOMPAS.com - Menyambut bulan Ramadhan 1439 H yang jatuh pada bulan Mei 2018 ini Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) memusnahkan 13. 837 botol minuman keras ( miras) berbagai jenis dan merek, mulai dari whiskey, bur, hingga miras tradisional (tuak dan brem) dan miras oplosan, pada Rabu (16/5/2018).

Kapolda NTB Brigjen Achmat Juri mengatakan, maraknya miras di wilayah NTB disinyalir menjadi pemicu maraknya tindak kejahatan dan kekerasan, terutama kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).Oleh sebab itu jajaran Polda NTB terus melakukan upaya menekan peredaran miras.

Pemusnahan miras yang kerap dilakukan tiap memasuki bulan Ramadhan dinilai bukan satu satunya upaya menekan peredaran miras di NTB. Razia miras kerap dilakukan oleh aparat Kepolisian dan aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di NTB.

Miras yang dimusnahkan Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB pada Rabu (16/5/2018) untuk miras tradisional yakni 5.672 botol brem,  4.168 botol tuak, dan 320 botol arak.

Baca juga: Wanita Ini Ditangkap Polisi karena Olah Kulit Kayu Jadi Miras Oplosan

Kemudian 3.535 botol bir, 130 botol whiskey dan 12 botol miras oplosan. Dengan demikian, total miras yang dimusnahkan 13.837 botol.

Pemusnahan miras ini disaksikan jajaran pemerintah Provinsi NTB dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTB Syaiful Muslim.

"Ini adalah penyakit masyarakat yang selalu tumbuh dan kita tidak boleh capek memberantas penyakit masyarakat ini. Memberantas miras ilegal dan miras oplosan," kata Kapolda NTB Brigjen Achmat Juri.

Ketua MUI NTB Syaiful Muslim berharap peredaran miras di wilayah NTB terutama di Lombok bisa ditekan.

"Masyarakat NTB harus menyadari bahwa ikon daerah sebagai daerah religius sehingga bisa menekan peredaran miras di wilayah NTB terutama kota Mataram, Lombok," kata Syaiful.

Baca juga: Minum Miras Beralkohol 70 Persen, Seorang Pemuda Tewas di Hutan


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Penyebab Banjir Sulsel, Pintu Air di Dua Bendungan Dibuka

Penyebab Banjir Sulsel, Pintu Air di Dua Bendungan Dibuka

Regional
Lantik Bupati dan Wabup Garut, Ini Janji Ridwan Kamil

Lantik Bupati dan Wabup Garut, Ini Janji Ridwan Kamil

Regional
Takut Longsor, Warga Cisolok Sukabumi Ada yang Mengungsi ke Banten

Takut Longsor, Warga Cisolok Sukabumi Ada yang Mengungsi ke Banten

Regional
Mahasiswa UNG Korban Kekerasan Alami Gangguan Pendengaran Hingga Trauma

Mahasiswa UNG Korban Kekerasan Alami Gangguan Pendengaran Hingga Trauma

Regional
Terpeleset Saat Bermain, Bocah SD Ditemukan Tewas di Dasar Embung

Terpeleset Saat Bermain, Bocah SD Ditemukan Tewas di Dasar Embung

Regional
Fakta Rencana Penutupan TN Komodo oleh Gubernur NTT, Tawarkan Revitalisasi hingga Tanggapan Wapres Jusuf Kalla

Fakta Rencana Penutupan TN Komodo oleh Gubernur NTT, Tawarkan Revitalisasi hingga Tanggapan Wapres Jusuf Kalla

Regional
Sumur Semburkan Lumpur dan Gas, 10 Kepala Keluarga Mengungsi

Sumur Semburkan Lumpur dan Gas, 10 Kepala Keluarga Mengungsi

Regional
Sidang Kasus Penguasaan Lahan, Hercules Cecar Pertanyaan ke Bos PT Nila Alam

Sidang Kasus Penguasaan Lahan, Hercules Cecar Pertanyaan ke Bos PT Nila Alam

Megapolitan
Ridwan Kamil: Dalam Waktu Dekat, Kredit Infrastruktur Daerah Diluncurkan

Ridwan Kamil: Dalam Waktu Dekat, Kredit Infrastruktur Daerah Diluncurkan

Regional
Penagihan Door-to-Door Efektif Kumpulkan Pajak

Penagihan Door-to-Door Efektif Kumpulkan Pajak

Megapolitan
Polri: Hasil Analisis Rekaman CCTV Bom di Rumah Pimpinan KPK Masih Kabur

Polri: Hasil Analisis Rekaman CCTV Bom di Rumah Pimpinan KPK Masih Kabur

Nasional
Biografi Tokoh Dunia: Fabian Gottlieb, Penjelajah Pertama Rusia ke Kutub Selatan

Biografi Tokoh Dunia: Fabian Gottlieb, Penjelajah Pertama Rusia ke Kutub Selatan

Internasional
Pasca-bencana Banjir, PLN Segera Pulihkan Sistem Kelistrikan di Sulsel

Pasca-bencana Banjir, PLN Segera Pulihkan Sistem Kelistrikan di Sulsel

Regional
Karangan Bunga untuk BTP Berdatangan di Mako Brimob Depok

Karangan Bunga untuk BTP Berdatangan di Mako Brimob Depok

Megapolitan
Ada Rumah dan Bangunan Rusak Jelang Amblesnya Jalan Raya Gubeng

Ada Rumah dan Bangunan Rusak Jelang Amblesnya Jalan Raya Gubeng

Regional

Close Ads X