Kompas.com - 15/05/2018, 16:48 WIB
Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul siap ikut debat pilgub Jabar 2018, Senin (14/5/2018) Kompas.com/Setyo AdiRidwan Kamil - Uu Ruzhanul siap ikut debat pilgub Jabar 2018, Senin (14/5/2018)

BANDUNG, KOMPAS.com - Kandidat gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil menceritakan suasana tegang yang terjadi seusai Debat Pilgub Jabar, Senin (15/5/2018) malam.

"Agak tegang pulangnya kemarin. Di lapangan parkir ratusan polisi ikut jaga-jaga. Harusnya gak begitu. Jadi mari semuanya menahan diri apalagi sebentar lagi bulan puasa," ujar Ridwan saat dihubungi Kompas.com, Selasa (15/5/2018).

 

Ridwan menyesalkan kericuhan yang terjadi di segmen terakhir debat publik kedua Pilgub Jabar 2018 yang berlangsung di Universitas Indonesia (UI) Depok tersebut.

Berita sebelumnya, keributan dipicu aksi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 3, Sudrajat dan Ahmad Syaikhu.

Baca juga: Sudrajat-Syaikhu Bawa Kaus 2018 Asyik Menang, 2019 Ganti Presiden, Debat Pilgub Jabar Berakhir Panas

Mereka membawa kaus bertuliskan "2018 Asyik Menang, 2019 Ganti Presiden" dan membentangkannya di acara debat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, mereka mengucapkan kata-kata bernada provokatif "Pilihlah nomor 3, Asyik. Kalau Asyik menang, Insya Allah 2019 kita akan ganti presiden".

"Menyesalkan terjadinya kericuhan di akhir acara. Seharusnya itu tak terjadi karena kita komitmen Pilkada Jabar dan prosesnya itu harusnya menjadi inspirasi kepada Indonesia dan dunia sebagai Pilkada yang damai, santun, kreatif, dan berkualitas," ungkapnya.

Emil menyerahkan masalah tersebut kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Sebab, semua pihak punya tafsir berbeda menyikapi masalah tersebut.

"Jadi, kalau dari saya menyesalkan kericuhannya. Kedua, masalah kaus saya serahkan ke Bawaslu karena Bawaslu yang tahu pasal-pasal. Apakah itu kategori pelanggaran atau tidak, saya gak bisa menyatakan," ungkapnya.

Baca juga: Bawa Kaus 2018 Asyik Menang, 2019 Ganti Presiden, Asyik Dituntut Minta Maaf

Ia pun berharap, insiden serupa tak terjadi pada debat terakhir yang rencananya digelar Juni nanti. Semua pihak harus bisa menahan diri untuk menjaga kondusivitas. 

"Janganlah diulangi lagi apapun alasannya karena masyarakat yang menafsir berbeda dan beraksi dalam jumlah yang banyak malah jadi membuat situasi tak kondusif," tuturnya. 

Kompas TV Calon gubernur Jawa Barat Sudrajat melakukan dialog dengan para pengusaha di Jawa Barat.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.