Tekan Pengangguran, Pemkot Bandung Tawarkan 4.000 Lowongan Kerja

Kompas.com - 09/05/2018, 10:31 WIB
Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Bandung, Kamalia Purbani bersama Kepala Disnaker Kota Bandung, Asep Cucu Cahyadi saat membuka Job Fair di Gedung Serbaguna RHB Taman Wisata Rukun Kopi Jalan Sulaksana Kecamatan Antapani Kota Bandung, Selasa (8/5/2018). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIAsisten Pemerintahan dan Kesra Kota Bandung, Kamalia Purbani bersama Kepala Disnaker Kota Bandung, Asep Cucu Cahyadi saat membuka Job Fair di Gedung Serbaguna RHB Taman Wisata Rukun Kopi Jalan Sulaksana Kecamatan Antapani Kota Bandung, Selasa (8/5/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Tenaga Kerja membuka 4.000 lowongan kerja di 41 perusahaan dalam kegiatan Job Fair di Gedung Serbaguna RHB, Taman Wisata Rukun Kopi, Jalan Sulaksana, Kecamatan Antapani, Kota Bandung. Acara itu berlangsung pada 8-9 Mei 2018.

Lowongan kerja tersebut terbuka bagi lulusan SMA sederajat, S1, S2, serta penyandang disabilitas.

Kepala Disnaker Kota Bandung, Asep Cucu Cahyadi mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran di Kota Bandung.

Menurut data Disnaker, pada tahun 2015 angkatan kerja berjumlah 1,192 juta jiwa. Sedangkan di 2017 lalu, angka angkatan kerja naik menjadi 1,2 juta jiwa.

Angkatan kerja adalah penduduk usia produktif yang berusia 15-64 tahun yang sudah mempunyai pekerjaan tetapi sementara tidak bekerja, maupun yang sedang aktif mencari pekerjaan.

“Tetapi selama dua tahun itu, pengangguran turun dari 107.000 jadi 102.000. Mudah-mudahan dengan program bursa kerja ini dapat mengurangi jumlah pengangguran di Kota Bandung," tutur Asep, Rabu (9/5/2018).

Baca juga : Cegah Percaloan, Bupati Dedi Minta Perusahaan Umumkan Lowongan Kerja via Online

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Bandung, Kamalia Purbani menjelaskan, bursa kerja ini bagian dari tugas pemerintahan memfasilitasi seluruh golongan masyarakat untuk mencari mata pencaharian.

"Fungsi pemerintah salah satunya adalah memberikan pelayanan masyarakat. Job fair ini merupakan salah satu bentuk pelayanan untuk memfasilitasi siapapun yang membutuhkan pekerjaan," tuturnya.

Untuk mempermudah proses penyaluran tenaga kerja, Disnaker juga memiliki aplikasi Bandung Integrated Manpower Management Application (BIMMA). BIMMA merupakan aplikasi untuk memudahkan warga Bandung mencari kerja. Aplikasi itu sudah diluncurkan pada Agustus 2016 lalu. Ada sekitar 3.000 perusahaan yang terdaftar dalam aplikasi itu.

Baca juga : Banyak Industri Garmen di Semarang, Lowongan Kerja bagi Pria Menipis

Kamalia berharap, para pencari kerja yang hadir di pameran bursa kerja juga dapat menggunakan aplikasi tersebut untuk mencari pekerjaan.

"BIMMA tinggal dioptimalkan. Mungkin bisa dilakukan simulasi penggunaan aplikasi BIMMA juga di sini," jelasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
Wabah Virus Corona, 150 Turis China Tetap Diterima di Sumbar

Wabah Virus Corona, 150 Turis China Tetap Diterima di Sumbar

Regional
Geng Donki, Pelajar Pelaku Begal Pamitnya Belajar Kelompok

Geng Donki, Pelajar Pelaku Begal Pamitnya Belajar Kelompok

Regional
Gara-gara Bakar Lahan, Seorang ASN di Riau Ditahan

Gara-gara Bakar Lahan, Seorang ASN di Riau Ditahan

Regional
Ini Tanggapan Petinggi Sunda Empire Setelah Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi

Ini Tanggapan Petinggi Sunda Empire Setelah Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X