Hendak Pergi ke Kebun, Seorang Petani di Riau Diterkam Dua Ekor Beruang - Kompas.com

Hendak Pergi ke Kebun, Seorang Petani di Riau Diterkam Dua Ekor Beruang

Kompas.com - 16/04/2018, 18:42 WIB
Dasril mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, setelah diterkam beruang saat menyadap karet di kebunnya.Kompas.com/Citra Indriani Dasril mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, setelah diterkam beruang saat menyadap karet di kebunnya.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Dasril (38), seorang petani di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, harus mendapatkan perawatan di rumah sakit akibat diterkam beruang.

Korban diserang saat dalam perjalanan untuk menyadap karet di kebunnya di Sungai Langsing, Dusun Lubuk Ulat, Desa Cipang Kiri, Kecamatan Rokan IV Koto, Minggu (15/4/2018) sekitar pukul 08.00 WIB.

Akibat terkaman itu, Dasril mengalami luka gigitan beruang di paha sebelah kiri. Kini, korban masih dirawat di Rumah Sakit Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo mengatakan, peristiwa serangan hewan buas itu terjadi ketika korban sedang melakukan aktivitas di kebun karet.

"Korban berjalan kaki sendiri ke kebun karet dengan jarak tempuh sekitar tiga kilometer. Dalam perjalanan, korban bertemu dengan dua ekor beruang," ujar Guntur, Senin (16/4/2018).

Baca juga: Beruang Madu Dibunuh lalu Dagingnya Dimakan, 4 Pelaku Ditangkap

Salah satu beruang langsung menyerang Dasril. Korban mencoba melawan menggunakan parang sehingga mengenai kepala beruang tersebut.

Beruang yang terluka itu lari ke semak, sedangkan beruang satunya lagi mengejar dan menerkam korban.

"Setelah menerkam korban, beruang tersebut lari ke semak di kebun karet," kata Guntur.

Korban saat itu masih dalam kondisi sadar meski mengalami luka. Lalu, petani karet lainnya, Sukardi (40) dan Ali Imran (43), melihat korban berjalan menggunakan tongkat.

Keduanya pun langsung menyelamatkan korban dan dibawa ke Dusun Lubuk Ulat.

"Saat ini kondisi korban sudah mulai membaik," ucap Guntur.

Terkait konflik beruang dengan manusia ini, kata dia, Polres Rohul berkoordinasi dengan pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau untuk penanganan lebih lanjut.

Baca juga: Setelah Ditangkap, 4 Pelaku Pembantaian Beruang Madu Diperiksa dan Diancam 5 Tahun Penjara

Kompas TV Beruang madu merupakan jenis terkecil dari 8 jenis beruang di dunia.

 


Terkini Lainnya


Close Ads X