Beda Sikap Sudirman Said dan Ganjar Pranowo soal Kartu Tani...

Kompas.com - 15/04/2018, 21:16 WIB
Ganjar Pronowo optimis meraup kemenangan 70 persen suara di wilayah Soloraya. KOMPAS.com/Muhlis Al AlawiGanjar Pronowo optimis meraup kemenangan 70 persen suara di wilayah Soloraya.

Ganjar kaget

Sementara itu, sikap berbeda dikemukakan oleh calon petahana Ganjar Pranowo. Saat ditemui dalam kesempatan berkampanye di Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Minggu (8/4/2018) lalu, Ganjar mengatakan, justru dengan Kartu Tani, maka ada jaminan setiap petani mendapatkan pupuk.

"Faktanya itu pupuk kurang, subsidinya kurang. Nah kalau pupuk subsidinya kurang, tidak dibagi rata kepada mereka yang berhak menerima, maka petani tidak akan bisa mendapatkan hak-haknya," kata Ganjar.

Ganjar yang berpasangan dengan politisi PPP Taj Yasin ini mengaku kaget bahwa ada pihak yang mendorong untuk mencabut Kartu Tani. Menurut calon nomor urut satu ini, jika Kartu Tani dicabut artinya data petani juga hilang.

"Dalam sebuah debat di televisi swasta dulu, saya tanya, apakah saudara akan mencabut Kartu Tani? Itu artinya mencabut data petani. Maka dulu orang yang tidak punya sawah, itu bisa membeli pupuk. Nah sekarang, (jika tanpa kartu) orang tidak punya sawah, tidak bisa beli pupuk," ucap politisi PDI-P ini.

Seorang petani, Asrofi, asal Desa Wanurejo, Magelang, menunjukkan kartu tani yang baru dibagikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kamis (12/1/2017).Kompas.com/Ika Fitriana Seorang petani, Asrofi, asal Desa Wanurejo, Magelang, menunjukkan kartu tani yang baru dibagikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kamis (12/1/2017).
Kartu Tani adalah Kartu debit BRI co-branding yang digunakan secara khusus untuk membaca alokasi pupuk bersubsidi dan transaksi pembayaran pupuk bersubsidi di mesin Electronic Data Capture (EDC) BRI. Mesin ini ditempatkan di pengecer, serta dapat berfungsi untuk melakukan seluruh transaksi perbankan pada umumnya.

Sasaran Kartu Tani ini adalah Petani di Jawa Tengah yang tergabung dalam Kelompok Tani dan telah diusulkan untuk memperoleh pupuk bersubsidi melalui Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang telah disahkan oleh Kepala Desa/Lurah dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Meski sudah ada program Kartu Tani, namun di sejumlah daearah masih ditemui permasalahan distribusi pupuk. Hal ini dikarenakan distribusi Kartu Tani belum merata.

Misalnya, yang terjadi di Kabupaten Semarang. Pada awal Februari 2018, distribusi Kartu Tani diketahui belum merata sampai ke tingkat petani.

(Baca: Petani di Semarang Tak Bisa Tebus Pupuk Bersubsidi)

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Hanguskan Ratusan Rumah di Ambon, Dua Orang Tewas Terbakar

Kebakaran Hanguskan Ratusan Rumah di Ambon, Dua Orang Tewas Terbakar

Regional
UPDATE Covid-19 di Riau: 7.017 Pasien ODP, Satu PDP Meninggal Dunia

UPDATE Covid-19 di Riau: 7.017 Pasien ODP, Satu PDP Meninggal Dunia

Regional
Di Tengah Wabah Corona, Bandara YIA Mulai Beroperasi Penuh, Ini Faktanya

Di Tengah Wabah Corona, Bandara YIA Mulai Beroperasi Penuh, Ini Faktanya

Regional
'Warga Menolak Pemakaman Bahkan Mengusir Kami, Lantas Akan Dimakamkan di Mana Keluarga Kami'

"Warga Menolak Pemakaman Bahkan Mengusir Kami, Lantas Akan Dimakamkan di Mana Keluarga Kami"

Regional
Antisipasi Corona, Pemkab Magelang Dirikan Posko Terpadu di Perbatasan

Antisipasi Corona, Pemkab Magelang Dirikan Posko Terpadu di Perbatasan

Regional
Viral Video Pria Acungkan Pisau Saat Diamankan Polisi, Sebelumnya Ancam Bunuh Ibu

Viral Video Pria Acungkan Pisau Saat Diamankan Polisi, Sebelumnya Ancam Bunuh Ibu

Regional
Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Sembuh, Pengobatan dan Daya Tahan Tubuh Jadi Kunci

Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Sembuh, Pengobatan dan Daya Tahan Tubuh Jadi Kunci

Regional
Ini Penjelasan Lengkap Polisi Soal Pemulangan TKA China di Ketapang

Ini Penjelasan Lengkap Polisi Soal Pemulangan TKA China di Ketapang

Regional
Dua PDP di Kalbar Meninggal Dunia, 1 Orang Pernah Ikut Tabligh Akbar di Malaysia

Dua PDP di Kalbar Meninggal Dunia, 1 Orang Pernah Ikut Tabligh Akbar di Malaysia

Regional
Berjuang Lawan Covid-19 Sampai Sembuh, Christina: Ini Bukan Virus Biasa, Saya Sudah Mengalami

Berjuang Lawan Covid-19 Sampai Sembuh, Christina: Ini Bukan Virus Biasa, Saya Sudah Mengalami

Regional
Kerusakan Hutan Disinyalir Penyebab Banjir Bandang di Bandung Barat

Kerusakan Hutan Disinyalir Penyebab Banjir Bandang di Bandung Barat

Regional
Warga Tolak Jenazah Pasien PDP Covid-19, Tak Boleh Dimakamkan dan Ambulans Diusir

Warga Tolak Jenazah Pasien PDP Covid-19, Tak Boleh Dimakamkan dan Ambulans Diusir

Regional
Diprotes Warga, TKA Asal China yang Baru Datang ke Ketapang Dipulangkan

Diprotes Warga, TKA Asal China yang Baru Datang ke Ketapang Dipulangkan

Regional
Pernah Kontak dengan Pasien Positif, 98 Warga Lampung Negatif Covid-19

Pernah Kontak dengan Pasien Positif, 98 Warga Lampung Negatif Covid-19

Regional
Ini Gerilya Ketat Bupati Sumenep Pertahankan Peta Hijau Covid-19

Ini Gerilya Ketat Bupati Sumenep Pertahankan Peta Hijau Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X