Hari Pertama UNBK di Ogan Ilir, Siswa Sempat Tak Bisa Buka Soal

Kompas.com - 09/04/2018, 11:28 WIB

INDRALAYA, KOMPAS.com - Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMA Negeri 1 Unggulan Indralaya Utara Ogan Ilir, Sumatera Selatan, siswa sempat terkendala membuka soal, Senin (9/4/2018). 

Terkendalanya siswa membuka soal di komputer karena kode token yang diberikan pihak operator komputer tidak sesuai dengan permintaan hingga mengakibatkan sistem di komputer menolak.

Operator komputer sekolah berusaha membantu siswa namun tetap tidak bisa dibuka. 

Setelah operator komputer mengecek ulang ke server pelaksana UNBK pusat, ternyata kode token sudah berubah. Setelah mendapat kode token baru dimasukkan ke komputer oleh siswa barulah soal bisa dibuka.

(Baca juga : Terkendala Jaringan Internet, UNBK di SMKN 1 Nunukan Terlambat 1,5 Jam )

Sebelum melaksanakan ujian, digelar doa bersama dipimpin salah seorang guru. Doa bersama dilakuan agar siswa dapat melaksanakan ujian dengan lancar dan tenang sehingga memeroleh hasil yang baik.

Operator komputer di sekolah tersebut Muhammad David mengakui, siswa sempat terkendala membuka soal. Namun setelah dicek ulang kode token, ternyata memang sudah berubah dari pusat.

“Memang token setiap 15 menit berubah, makanya siswa tadi tidak bisa membuka soal, tapi setelah kita cek lagi mendapat kode baru siswa dapat membuka soal dan melaksanakan ujian,” imbuhnya.

Sementara Kepala SMA Negeri 1 Unggulan Darmawati mengatakan, siswa yang mengikuti ujian sebanyak 114 siswa, dibagi 3 sesi. Untuk sementara di hari pertama ini, UNBK SMAN 1 Unggulan ini secara umum tidak terkendala listrik maupun jaringan internet.

(Baca juga : Ratusan Siswa SMKN di Ogan Ilir Berjalan Kaki Tembus Banjir demi Ikuti UNBK )

“Hingga saat ini berjalan lancar. Jaringan intenet tidak ada masalah, untuk listrik kalau padam kita sudah siapkan genset ukuran besar,” katanya

Ujian akan berlangsung empat hari atau hingga Kamis dengan mengujikan empat mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan satu mata pelajaran pilihan sesuai jurusan. 

Kompas TV Siswa di Dusun Jelok, Gunungkidul, harus menempuh jalan panjang untuk ikut ujian.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.