Kompas.com - 08/04/2018, 16:09 WIB
Khofifah Indar Parawansa (tengah), saat menghadiri undangan peringatan Harlah Muslimat di PC Muslimat Gresik, Minggu (8/4/2018). KOMPAS.com / HamzahKhofifah Indar Parawansa (tengah), saat menghadiri undangan peringatan Harlah Muslimat di PC Muslimat Gresik, Minggu (8/4/2018).

GRESIK, KOMPAS.com – Menghadiri undangan Pengurus Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Gresik, calon gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengingatkan para ibu dan tenaga pendidik perempuan, untuk lebih memerhatikan generasi alfa, yakni anak-anak kelahiran 2010 ke atas, supaya tidak menjadi generasi alfa yang diramal bakal anti-sosial.

Hal itu dipaparkannya dalam acara yang digelar di kantor PC Muslimat NU Gresik dengan dihadiri ratusan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), dan para pengurus Muslimat NU di wilayah tersebut. 

Baca juga : Tsamara Amany: Hubungan PSI Baik dengan Gus Ipul Maupun Khofifah

“Untuk penguatan di lingkungan NU, maka pesan-pesan saya adalah, yang menjadi fokus layanan Muslimat NU. Gresik ini TK-nya selalu menjadi TK teladan, begitu juga PAUD-nya unggulan. Jadi pesan saya itu, untuk lebih memperhatikan generasi alfa yang lahir 2010, yang hari ini mereka sudah mulai kelas dua atau tiga SD (Sekolah Dasar),” kata dia Minggu (8/4/2018)..

Khofifah yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Muslimat NU merasa perlu mengingatkan hal itu kepada pengurus Muslimat serta para guru PAUD dan TK. Karena dalam teori generasi disebutkan, generasi alfa merupakan sebuah generasi anti sosial dan tidak suka mendengar.

“Kenapa fokus di TK dan PAUD itu penting? Sebab kalau mereka sudah remaja, teori itu kalau terbukti kan kita kelabakan. Sebab teori generasi, dalam generasi alfa itu disebutkan anti sosial dan tidak suka mendengar, jangan kemudian kita frustrasi karena salah antisipasi,” kata dia.

Baca juga : Pilkada Jatim, Khofifah Disarankan Perkuat Basis Pendukung Perempuan

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia berharap, tidak terjadi teori generasi akan adanya generasi alfa, supaya kehidupan sosial maupun politik yang sudah berlangsung baik hingga saat ini, dapat terus dilakukan dan terus ditingkatkan ke jenjang lebih baik.

Menurut dia, di Jawa Timur tingkat partisipation civil society-nya sudah luar biasa. Khififah berharap kekuatan masyarakat sipil ini tetap harus dijaga, dengan dinamika tetap harus dibangun supaya bisa menjadi partner yang produktif baik bagi pemerintah kabupaten, provinsi, serta berbagai program pemerintah pusat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X