Debat Pilgub NTT di Jakarta Berbiaya Besar, Bawaslu Harap Digelar di Kupang

Kompas.com - 07/04/2018, 11:58 WIB
Pilkada Nusa Tenggara Timur diikuti empat pasangan calon yakni pasangan pertama, Esthon Leyloh Foenay dan Christian Rotok yang diusung Gerindra dan PAN. Pasangan kedua, Benny Kabur Harman dan Benny Alexander Litelnoni yang diusung Demokrat, PKPI dan PKS. Pasangan ketiga, Marianus Sae dan Emelia Julia Nomleni yang diusung PDI Perjuangan dan PKB. Pasangan terakhir, Victor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi yang diusung Golkar, Nasdem dan Hanura. TRIBUNNEWS/KOMPAS.COM/ANTARA FOTOPilkada Nusa Tenggara Timur diikuti empat pasangan calon yakni pasangan pertama, Esthon Leyloh Foenay dan Christian Rotok yang diusung Gerindra dan PAN. Pasangan kedua, Benny Kabur Harman dan Benny Alexander Litelnoni yang diusung Demokrat, PKPI dan PKS. Pasangan ketiga, Marianus Sae dan Emelia Julia Nomleni yang diusung PDI Perjuangan dan PKB. Pasangan terakhir, Victor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi yang diusung Golkar, Nasdem dan Hanura.

KUPANG, KOMPAS.com - Komisioner Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT) Jemris Fointuna mengharapkan, debat pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTT berikutnya digelar di Kupang.

Menurut Jemris, debat perdana pemilihan gubernur NTT pada Kamis (5/4/2018) yang digelar di Jakarta membuat para calon gubernur harus mengeluarkan biaya yang cukup besar.

"Kami mengharapkan debat berikutnya dilaksanakan di Kupang, karena kalau di Jakarta, cost yang harus dikeluarkan oleh calon cukup besar. Simpatisan dan masyarakat NTT yang ingin menyaksikan langsung pun harus mengeluarkan biaya yang cukup banyak," ucap Jemris kepada Kompas.com, Sabtu (7/4/2018).


Jika memungkinkan, lanjut Jemris, maka volume debat yang semula direncanakan akan digelar tiga kali, maka dikurangi menjadi dua kali sehingga menutupi defisit anggaran.

Jemris juga meminta Komisi Pemilihan Umum ( KPU) NTT agar mengusulkan anggaran tambahan ke pemerintah daerah melalui DPRD NTT.

"Kami mengharapkan agar lembaga penyiaran, dalam hal ini iNews TV, taat pada perjanjian kerja sama dengan KPU, dan tidak melakukan aktivitas lain, seperti melakukan polling pendapat," tuturnya.

Baca juga: Tina Talisa jadi Moderator Debat Kandidat Pilgub NTT

Pihaknya juga, kata Jemris, berharap pada debat berikutnya agar latar panggung atau layar dan pengaturan lampu agar menggunakan warna yang netral.

Sebelumnya, Ketua KPU Provinsi NTT Maryanti Luturmas Adoe mengatakan, debat Pilgub NTT digelar sebanyak tiga kali, yakni pada 5 April, 8 Mei, dan 23 Juni.

"Debat akan berlangsung di Jakarta dan disiarkan secara langsung oleh iNews TV. Yang menjadi moderator dalam acara debat terbuka ini yakni Tina Talisa," ucap Maryanti.

Maryanti menyebutkan, KPU NTT menganggarkan dana untuk debat sebesar Rp 1,6 miliar. Setelah KPU membuka pendaftaran melalui proses lelang lewat Layanan Pengadaan secara Elektronik, terdapat 84 penyedia yang memasukkan penawaran.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Longsor Landa Kabupaten Solok, 1.650 Warga Terisolasi

Longsor Landa Kabupaten Solok, 1.650 Warga Terisolasi

Regional
Rumah Dijadikan Tempat Prostitusi, Wanita Paruh Baya Ini Ditangkap

Rumah Dijadikan Tempat Prostitusi, Wanita Paruh Baya Ini Ditangkap

Regional
Mudik Lebaran 2020, PT KAI Divre III Palembang Siapkan 63.228 Tiket

Mudik Lebaran 2020, PT KAI Divre III Palembang Siapkan 63.228 Tiket

Regional
Dikira Harimau, Jejak Kaki Kucing Hutan Bikin Heboh Warga Musi Banyuasin

Dikira Harimau, Jejak Kaki Kucing Hutan Bikin Heboh Warga Musi Banyuasin

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Krisis Daging Sapi

Ridwan Kamil Sebut Jabar Krisis Daging Sapi

Regional
Pemulangan Anak WNI Eks ISIS, Wapres: Masih Dipertimbangkan

Pemulangan Anak WNI Eks ISIS, Wapres: Masih Dipertimbangkan

Regional
Uang Rp 47 Juta Pemiliik Kontrakan Dibawa Lari Suami Istri yang Ngaku Mampu Gandakan Jadi Rp 23 M

Uang Rp 47 Juta Pemiliik Kontrakan Dibawa Lari Suami Istri yang Ngaku Mampu Gandakan Jadi Rp 23 M

Regional
Bupati Malang Pindah Partai ke PDI-P untuk Rekomendasi Pilkada

Bupati Malang Pindah Partai ke PDI-P untuk Rekomendasi Pilkada

Regional
PDI-P Umumkan Pasangan Calon di Pilkada Medan Akhir Februari atau Maret, Bobby dan Akhyar Masuk Radar

PDI-P Umumkan Pasangan Calon di Pilkada Medan Akhir Februari atau Maret, Bobby dan Akhyar Masuk Radar

Regional
Ini 4 Pasangan Tahap Pertama yang Diusung PDI-P di Pilkada Sumut, Semuanya Petahana

Ini 4 Pasangan Tahap Pertama yang Diusung PDI-P di Pilkada Sumut, Semuanya Petahana

Regional
Pembunuhan Pria di Belakang Pabrik Roti di Lampung Didalangi Sang Istri

Pembunuhan Pria di Belakang Pabrik Roti di Lampung Didalangi Sang Istri

Regional
Kasus Pemerkosaan Siswi SMA di Maluku, Ini Kata Kepala Dinas Pendidikan

Kasus Pemerkosaan Siswi SMA di Maluku, Ini Kata Kepala Dinas Pendidikan

Regional
Ibu TNI Korban Heli Jatuh di Papua: Aku Hancur, Anakku Sudah Meninggal...

Ibu TNI Korban Heli Jatuh di Papua: Aku Hancur, Anakku Sudah Meninggal...

Regional
Polisi Tembak Kaki Anggota Geng Sadis yang Bacok 2 Warga Kulon Progo

Polisi Tembak Kaki Anggota Geng Sadis yang Bacok 2 Warga Kulon Progo

Regional
Kisah Risky, Calon Polisi yang Viral karena Cium Kaki Ayahnya

Kisah Risky, Calon Polisi yang Viral karena Cium Kaki Ayahnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X