Survei "Kompas": Meski Unggul, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi Punya "Swing Voters" Lebih Banyak - Kompas.com

Survei "Kompas": Meski Unggul, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi Punya "Swing Voters" Lebih Banyak

Kompas.com - 14/03/2018, 11:32 WIB
Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar (kiri) dan Dedi Mulyadi menyampaikan visi dan misi saat Debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat di Sabuga, Bandung, Jawa Barat, Senin (12/3). Debat calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar pertama tersebut mengangkat sejumlah isu seperti politik, hukum, ekonomi, pemerintahan daerah, UMKM dan infrastruktur. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar (kiri) dan Dedi Mulyadi menyampaikan visi dan misi saat Debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat di Sabuga, Bandung, Jawa Barat, Senin (12/3). Debat calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar pertama tersebut mengangkat sejumlah isu seperti politik, hukum, ekonomi, pemerintahan daerah, UMKM dan infrastruktur.

KOMPAS.com - Meski unggul dari lawan terkuatnya, pasangan calon Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul dalam survei elektabilitas Pilkada Jawa Barat yang dipublikasikan Litbang Kompas di harian Kompas, Rabu (14/3/2018), pasangan calon Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi memiliki jumlah swing voters yang lebih besar.

Pada pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi, sebanyak 11 persen memiliki kecenderungan untuk beralih dukungan.

Mayoritas, kecenderungan pemilih pasangan calon 2DM yang berpotensi beralih ini pun tertuju pada pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul.

Oleh karena itu, potensi peralihan suara itu bisa memperbesar peluang bagi pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul untuk secara signifikan menjadi pemenang pilkada.

(Baca juga: Ini 8 Mobil Mewah Bupati Hulu Sungai Tengah yang Disita KPK, Cadillac hingga Hummer)

Sementara itu, jika ditelusuri berdasarkan kadar loyalitas dari pemilih setiap pasangan, pemilih Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul tergolong solid.

Hanya sekitar 9 persen dari responden pemilih pasangan itu yang punya kecenderungan berpindah pilihan. Mayoritas konsisten pada pilihannya dan terindikasi sebagai strong voter.

Laporan lengkap survei ini bisa dibaca di harian Kompas yang terbit pada hari ini, Rabu (14/3/2018) berjudul: Ujian Loyalitas Partai Kader.

Hasil survei Kompas menyebutkan, elektabilitas pasangan Deddy-Dedi mencapai 42,8 persen suara. Mereka unggul atas pasangan Rindu yang memperoleh 39,9 persen, pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) dengan 7,8 persen suara dan pasangan TB Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah) 3,1 persen.

(Baca juga: Survei "Kompas": Pilkada Jawa Barat, Elektabilitas Deddy-Dedi 42,8 Persen, Ridwan-Uu 39,9 Persen)

Adapun 6,4 persen responden tidak menjawab atau rahasia.

Mereka yang menjawab ”rahasia” atau ”belum menentukan pilihan” ini, cenderung lebih banyak menjatuhkan pilihan kepada Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi dibandingkan dengan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul atau kedua pasangan lain pada saat menggunakan model simulasi surat suara tertutup.

*Simak selengkapnya artikel yang ditulis Bestian Nainggolan/Litbang Kompas berjudul  Ujian Loyalitas Partai Kader yang diterbitkan di harian Kompas hari Rabu (14/3/2018). Anda juga bisa menyimak berita ini di Kompas.id.

 


 

Sumber: Litbang Kompas 2018/RFC/BES | Infografik: Dimas Infografik Peluang Keterpilihan Paslon Pilkada Jawa Barat

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya

Berita Populer: Rumah Termahal di Dunia, hingga Komentar Mahathir

Berita Populer: Rumah Termahal di Dunia, hingga Komentar Mahathir

Internasional
Kubu Jokowi-Ma'ruf Klaim Banyak Adopsi Visi-Misi Gus Dur

Kubu Jokowi-Ma'ruf Klaim Banyak Adopsi Visi-Misi Gus Dur

Nasional
Belasan Anak di Sukabumi Diduga Jadi Korban Kejahatan Seksual

Belasan Anak di Sukabumi Diduga Jadi Korban Kejahatan Seksual

Regional
Rotasi Pejabat di DKI, PNS Dapat Jabatan Lagi dan Plt Tambah Banyak

Rotasi Pejabat di DKI, PNS Dapat Jabatan Lagi dan Plt Tambah Banyak

Megapolitan
Menengok Fasilitas Penginapan Atlet Asian Para Games di Kemayoran

Menengok Fasilitas Penginapan Atlet Asian Para Games di Kemayoran

Megapolitan
Para Inisiator Hak Angket DPR Kembali Ungkit Kasus Century

Para Inisiator Hak Angket DPR Kembali Ungkit Kasus Century

Nasional
7 Suporter Tewas di Balik Laga Persib Vs Persija, Bobotoh dan JakMania Harus Belajar

7 Suporter Tewas di Balik Laga Persib Vs Persija, Bobotoh dan JakMania Harus Belajar

Regional
4 Fakta Kecelakaan Bus Rombongan SMK I PGRI, 2 Meninggal hingga Berwisata ke Bali

4 Fakta Kecelakaan Bus Rombongan SMK I PGRI, 2 Meninggal hingga Berwisata ke Bali

Regional
Bantahan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Tidak Tega Menampar Suporter hingga Video 'Sengaja' Diedit

Bantahan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Tidak Tega Menampar Suporter hingga Video "Sengaja" Diedit

Regional
Seorang Kakek Diduga Cabuli Teman Cucunya di Depok

Seorang Kakek Diduga Cabuli Teman Cucunya di Depok

Megapolitan
Fakta-fakta soal Penerobosan Rombongan Mobil Presiden di Tol Cimanggis

Fakta-fakta soal Penerobosan Rombongan Mobil Presiden di Tol Cimanggis

Megapolitan
Pendaftaran CPNS 2018 Dimulai Hari Ini, Sudah Siap?

Pendaftaran CPNS 2018 Dimulai Hari Ini, Sudah Siap?

Nasional
Bantu Keluarga Miskin, Seorang Polisi di Bengkulu Kumpulkan Sampah

Bantu Keluarga Miskin, Seorang Polisi di Bengkulu Kumpulkan Sampah

Regional
Politisi PSI: Bung Fadli Zon, Kreativitas Ada Batasnya....

Politisi PSI: Bung Fadli Zon, Kreativitas Ada Batasnya....

Nasional
Kejagung Kembali Jadwalkan Pemeriksaan Alex Noerdin dalam Kasus Dana Bansos Sumsel

Kejagung Kembali Jadwalkan Pemeriksaan Alex Noerdin dalam Kasus Dana Bansos Sumsel

Nasional
Close Ads X