Survei "Kompas": Pilkada Jateng, Ganjar-Yasin di Atas Angin - Kompas.com

Survei "Kompas": Pilkada Jateng, Ganjar-Yasin di Atas Angin

Kompas.com - 13/03/2018, 10:18 WIB
Pasangan cagub-cawagub Jateng Ganjar Pranowo (kedua kanan)-Taj Yasin (kanan) dan Sudirman Said (kedua kiri)-Ida Fauziah (kiri) memperlihatkan nomor urut masing-masing saat pengundian nomor urut di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (13/2). Ganjar Pranowo-Taj Yasin mendapat nomor urut satu, dan Sudirman Said-Ida Fauziah memperoleh nomor urut dua.ANTARA FOTO/R. Rekotomo Pasangan cagub-cawagub Jateng Ganjar Pranowo (kedua kanan)-Taj Yasin (kanan) dan Sudirman Said (kedua kiri)-Ida Fauziah (kiri) memperlihatkan nomor urut masing-masing saat pengundian nomor urut di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (13/2). Ganjar Pranowo-Taj Yasin mendapat nomor urut satu, dan Sudirman Said-Ida Fauziah memperoleh nomor urut dua.

KOMPAS.com - Jelang Pilkada Jawa Tengah 2018, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Taj Yasin di atas angin.

Hasil survei Litbang Kompas yang dirilis pada Selasa (13/3/2018) menunjukkan, pasangan calon ini unggul dalam berbagai aspek dukungan, seperti dari agama, etnis, pendidikan, kelas sosial dan partai dibanding pasangan calon Sudirman Said dan Taj Yasin.

Dari hasil survei yang digelar pada akhir Februari-awal Maret terlihat jauhnya jarak popularitas dan keterpilihan antara dua pasang calon tersebut.

Dalam survei penjajakan yang dilakukan dengan simulasi pencoblosan, Ganjar-Yasin memperoleh 79 persen suara, sedangkan Sudirman-Ida memperoleh 11,8 persen suara. Ada 9,2 persen suara yang belum menentukan pilihan.

Sementara itu, melalui pertanyaan terbuka (wawancara), Ganjar-Yasin memperoleh 50,8 persen suara, sedangkan Sudirman-Ida memperoleh 7,4 persen suara. Ada 41,8 persen suara belum menentukan pilihan.

(Baca juga: Survei "Kompas": Pilkada Jatim, Elektabilitas Khofifah dan Gus Ipul Hanya Selisih 0,5 Persen)

Dari penelisikan terhadap mereka yang belum menentukan pilihan melalui pertanyaan terbuka, sebesar 69,6 persen cenderung memilih Ganjar-Yasin, sedangkan 11,6 persen memilih Sudirman-Ida.

Laporan lengkap survei ini bisa dibaca di harian Kompas yang terbit pada hari ini, Selasa (13/3/2018) berjudul: Segala Hal Bisa Terjadi

Lebih populer

Dari aspek popularitas, Ganjar memang menempati posisi puncak sebagai figur paling dikenal. Lewat simulasi gambar, dia dikenali dan disebut namanya oleh 78,4 persen responden, sedangkan Sudirman dikenali 26 persen responden.

Sementara itu, pasangan masing-masing, Yasin dikenal oleh 16,3 persen, sedangkan Ida oleh 12,4 persen responden.

(Baca juga: Transaksi Misterius yang Bikin Uang Nasabah BRI Mendadak Raib)

Hasil survei juga menunjukkan eratnya popularitas pasangan dengan pilihan masyarakat, yaitu dilihat dari top of mind masing-masing responden. Sebanyak 83,4 persen orang yang ingatan pertamanya menyebut pasangan Ganjar-Yasin sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur memang berencana memilih pasangan itu.

Begitu pula mereka yang menyebut pasangan Sudirman-Ida sebagai top of mind, sebanyak 62,5 persen akan memilihnya.


*Simak selengkapnya artikel yang ditulis Bambang Setiawan/Litbang Kompas berjudul Segala Hal Bisa Terjadi yang diterbitkan di harian Kompas hari Selasa (13/3/2018). Anda juga bisa menyimak berita ini di Kompas.id.

FOTO-FOTO: KOMPAS/HERU SRI KUMORO, KOMPAS/WISNU WIDIANTORO | INFOGRAFIK: LUHUR Infografik Survei Litbang Kompas Elektabilitas Pasangan Calon di Pilkada Jawa Tengah
 

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya

Berita Populer: Rumah Termahal di Dunia, hingga Komentar Mahathir

Berita Populer: Rumah Termahal di Dunia, hingga Komentar Mahathir

Internasional
Kubu Jokowi-Ma'ruf Klaim Banyak Adopsi Visi-Misi Gus Dur

Kubu Jokowi-Ma'ruf Klaim Banyak Adopsi Visi-Misi Gus Dur

Nasional
Belasan Anak di Sukabumi Diduga Jadi Korban Kejahatan Seksual

Belasan Anak di Sukabumi Diduga Jadi Korban Kejahatan Seksual

Regional
Rotasi Pejabat di DKI, PNS Dapat Jabatan Lagi dan Plt Tambah Banyak

Rotasi Pejabat di DKI, PNS Dapat Jabatan Lagi dan Plt Tambah Banyak

Megapolitan
Menengok Fasilitas Penginapan Atlet Asian Para Games di Kemayoran

Menengok Fasilitas Penginapan Atlet Asian Para Games di Kemayoran

Megapolitan
Para Inisiator Hak Angket DPR Kembali Ungkit Kasus Century

Para Inisiator Hak Angket DPR Kembali Ungkit Kasus Century

Nasional
7 Suporter Tewas di Balik Laga Persib Vs Persija, Bobotoh dan JakMania Harus Belajar

7 Suporter Tewas di Balik Laga Persib Vs Persija, Bobotoh dan JakMania Harus Belajar

Regional
4 Fakta Kecelakaan Bus Rombongan SMK I PGRI, 2 Meninggal hingga Berwisata ke Bali

4 Fakta Kecelakaan Bus Rombongan SMK I PGRI, 2 Meninggal hingga Berwisata ke Bali

Regional
Bantahan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Tidak Tega Menampar Suporter hingga Video 'Sengaja' Diedit

Bantahan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Tidak Tega Menampar Suporter hingga Video "Sengaja" Diedit

Regional
Seorang Kakek Diduga Cabuli Teman Cucunya di Depok

Seorang Kakek Diduga Cabuli Teman Cucunya di Depok

Megapolitan
Fakta-fakta soal Penerobosan Rombongan Mobil Presiden di Tol Cimanggis

Fakta-fakta soal Penerobosan Rombongan Mobil Presiden di Tol Cimanggis

Megapolitan
Pendaftaran CPNS 2018 Dimulai Hari Ini, Sudah Siap?

Pendaftaran CPNS 2018 Dimulai Hari Ini, Sudah Siap?

Nasional
Bantu Keluarga Miskin, Seorang Polisi di Bengkulu Kumpulkan Sampah

Bantu Keluarga Miskin, Seorang Polisi di Bengkulu Kumpulkan Sampah

Regional
Politisi PSI: Bung Fadli Zon, Kreativitas Ada Batasnya....

Politisi PSI: Bung Fadli Zon, Kreativitas Ada Batasnya....

Nasional
Kejagung Kembali Jadwalkan Pemeriksaan Alex Noerdin dalam Kasus Dana Bansos Sumsel

Kejagung Kembali Jadwalkan Pemeriksaan Alex Noerdin dalam Kasus Dana Bansos Sumsel

Nasional
Close Ads X