Transaksi Misterius yang Bikin Uang Nasabah BRI Mendadak Raib

Kompas.com - 13/03/2018, 08:11 WIB
Kapolsek Ngadiluwih Shokhib Dimyati (tengah) menenangkan sejumlah nasabah yang mendatangi kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) unit cabang Ngadiluwih, Kediri, Jawa Timur, Senin (12/3/2018). Sejumlah nasabah BRI di sedikitnya tiga wilayah kantor cabang kehilangan uang secara misterius dan mendapatkan pemberitahuan penarikan sejumlah uang melalui SMS center padahal sebelumnya tidak melakukan transaksi keuangan. ANTARA FOTO/PRASETIA FAUZANIKapolsek Ngadiluwih Shokhib Dimyati (tengah) menenangkan sejumlah nasabah yang mendatangi kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) unit cabang Ngadiluwih, Kediri, Jawa Timur, Senin (12/3/2018). Sejumlah nasabah BRI di sedikitnya tiga wilayah kantor cabang kehilangan uang secara misterius dan mendapatkan pemberitahuan penarikan sejumlah uang melalui SMS center padahal sebelumnya tidak melakukan transaksi keuangan.

KEDIRI, KOMPAS.com — Mujiyat kaget. Hari itu dia ingin menarik Rp 5 juta dari rekening BRI miliknya.

Dia pergi ke mesin ATM, tetapi transaksi penarikan terus gagal. Padahal, seingatnya isi rekeningnya jauh lebih besar dari kebutuhannya saat itu.

"Saya mau narik Rp 5 juta gak bisa, kena limit. Uang rekening saya Rp 50 juta," ujarnya saat ditemui di halaman kantor BRI Unit Ngadiluwih, Kediri, Jawa Timur, Senin (12/3/2018).

Mujiyat lalu segera melapor. Dari pengecekan yang dilakukan di bank, ada transaksi misterius yang terjadi pada tanggal 10 dan 11 Maret.

Dia kaget karena merasa tak ingat pernah melakukan tranksi tersebut.

(Baca juga: Hilangnya Uang Nasabah BRI Kediri Diduga Mengalir ke Luar Negeri)

Hal serupa juga dialami Elvina. Dia mengatakan, uang tabungannya berkurang Rp 500.000.

Hal itu diketahuinya karena layanan mobile banking. Dia menerima pesan singkat pada ponselnya yang berisi informasi telah terjadi transaksi debet pada Minggu (11/3/2018) malam.

"Padahal, saya tidak menggunakannya sama sekali," ujar Elvina saat ditemui di halaman kantor BRI Unit Ngadiluwih.

Seperti Mujiyat, dia juga langsung melaporkan kejadian itu ke kantor BRI tempatnya membuka rekening dan diminta menunggu selama pemeriksaan beberapa hari.

Kabar yang beredar dengan cepat melalui media sosial dan jejaring sosial membuat kantor BRI Unit Ngadiluwih dipenuhi nasabah yang khawatir uang mereka turut raib.

Betul saja. Elvina dan Mujiyat tidak sendiri. Total, hingga kemarin ada 16 nasabah yang mengaku kehilangan uang di rekeningnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X