Menurut Survei “Kompas”, Popularitas Khofifah Sedikit Unggul Dibanding Gus Ipul

Kompas.com - 12/03/2018, 13:52 WIB
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur pada Pilkada 2018, (ki-ka) Saifullah Yusuf, Puti Soekarnoputri, Khofifah Indar Parawansa, dan Emil Dardak di Studio Kompas TV, Rabu (7/3/2018).KOMPAS.com/Wisnu Nugroho Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur pada Pilkada 2018, (ki-ka) Saifullah Yusuf, Puti Soekarnoputri, Khofifah Indar Parawansa, dan Emil Dardak di Studio Kompas TV, Rabu (7/3/2018).


KOMPAS.com - Hasil survei Litbang Kompas yang dilansir pada Senin (12/3/2018) mencatat tingkat popularitas calon gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mencapai 85 persen, sedikit lebih tinggi dari Saifullah Yusuf, yaitu 77,7 persen.

Sementara untuk calon wakil gubernur, yaitu Emil Dardak dan Puti Guntur, tingkat pengenalan publik sama-sama ada di bawah 40 persen.

Hal tersebut menunjukkan bahwa publik lebih mengenal Khofifah dan Saifullah sebagai calon gubernur Jawa Timur dibandingkan calon wakil gubernurnya. Khofifah dan Saifullah selama ini sama-sama dikenal sebagai tokoh dan kader NU.

Saat ini Khofifah masih menjabat sebagai Ketua Umum PP Muslimat NU, sedangkan Saifullah pernah menjabat sebagai Ketua Umum PP GP ansor dan saat ini menjabat sebagai sebagai salah satu Ketua PBNU.


Baca juga: Survei Kompas: Pilkada Jatim, Elektabilitas Khofifah dan Gus Ipul Hanya Selisih 0,5 Persen

Dukungan responden dari kalangan NU tersebar merata ke Khofifah dan Saifullah. Dari hasil survei terlihat, sebanyak 45,5 persen responden warga NU cenderung memilih Khofifah-Emil.

Sementara 45,7 persen lainnya lebih mendukung Saifullah-Puti. Selain itu, latar belakang dari pemilih responden adalah warga NU.

Sebanyak 82 persen dari pemilih yang memilih Khofifah-Emil adalah warga Nahdliyin, sedangkan warga NU yang memilih Saifullah-Puti sebesar 84 persen.

Baik Khofifah-Emil maupun Saifullah-Puti sama-sama memiliki pemilih loyal. Responden pemilih Khofifah-Emil sebesar 53,1 persen, sedangkan pemilih Saifullah-Puti 56,6 persen.

Mereka adalah pemilih yang sudah mantap dengan pilihannya dan tidak akan berpaling pada pilihan lainnya.

Baca juga: Sama-sama Tiga Kali Ikut Pilkada Jatim, Khofifah dan Gus Ipul Bersaing Makin Ketat



Sementara itu, pilihan responden berdasarkan wilayah, Khofifah-Emil lebih unggul di wilayah Mataraman Pesisir (Bojonegoro, Lamongan, dan Tuban), yaitu 54,1 persen, dibandingkan pasangan Saifullah-Puti, yaitu 44,6 persen.

Di Madura (Bangkalan, Pamekasan, Sampang, dan Sumenep), Khofifah-Emil lebih unggul, yaitu 50,7 persen, sedangkan Saifullah-Puti 40,00 persen.

Khofifah-Emil juga banyak dipilih responden di Mataraman (Pacitan, Madiun, Magetan, Ponorogo, Trenggalek, Nganjuk, Kediri, Ngawi, Blitar, dan Tulungagung), yaitu 47,2 persen, dan Saifullah-Puti dipilih oleh 42,6 persen.

Responden pemilih Khofifah-Emil juga terlihat cukup tinggi di Banyuwangi, yaitu mencapai 53,1 persen, sedangkan responden yang memilih Saifullah-Puti sebanyak 40,6 persen.

Angka responden Saifullah-Puti terlihat lebih tinggi di Pandalungan (Pasurun, Probolinggo, Situbondo, Bondowoso, Jember, dan Lumajang), yaitu 48 persen, sedangkan Khofifah-Emil sebesar 44,1 persen.

Saifullah-Puti juga unggul di wilayah Gresik, Surabaya, Malang, Mojokerto, Jombang, dan Sidoarjo dengan pemilih sebesar 44,1 persen, sedangkan Khofifah-Emil sedikit di bawahnya, yaitu 37,4 persen.

Baca juga: Dalam Pilkada Jatim, Sosok Calon Wakil Gubernur Berperan Penting



Terkini Lainnya

Sebelum Disekap, Istri Ketua KPU Cianjur Diseret 2 Pria Berpenutup Wajah

Sebelum Disekap, Istri Ketua KPU Cianjur Diseret 2 Pria Berpenutup Wajah

Regional
Cerita di Balik Kerusuhan Lapas Langkat, Napi yang Kelaparan hingga Arogansi Petugas

Cerita di Balik Kerusuhan Lapas Langkat, Napi yang Kelaparan hingga Arogansi Petugas

Regional
Harga Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Pakai Bus di Bandung Diprediksi Meningkat

Harga Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Pakai Bus di Bandung Diprediksi Meningkat

Regional
Hutan Rusak Diduga Jadi Penyebab Banjir Bandang di Kabupaten Lebak

Hutan Rusak Diduga Jadi Penyebab Banjir Bandang di Kabupaten Lebak

Regional
Lebaran 2019, Konsumsi BBM di Jatim Diprediksi Naik 12 Persen

Lebaran 2019, Konsumsi BBM di Jatim Diprediksi Naik 12 Persen

Regional
Selundupkan Ribuan Benih Lobster, Pemilik Melarikan Diri dengan Lompat ke Air

Selundupkan Ribuan Benih Lobster, Pemilik Melarikan Diri dengan Lompat ke Air

Regional
Perketat Keamanan, Kampus di Bandung Ini Dilengkapi 'Command Center' dan 'Panic Button'

Perketat Keamanan, Kampus di Bandung Ini Dilengkapi "Command Center" dan "Panic Button"

Regional
Mahasiswa UGM Jadi Joki Tes Masuk di Surabaya, Ini Tanggapan Rektor

Mahasiswa UGM Jadi Joki Tes Masuk di Surabaya, Ini Tanggapan Rektor

Regional
Pulang Safari Ramadhan, Wabup Rembang Terlibat Kecelakaan Beruntun

Pulang Safari Ramadhan, Wabup Rembang Terlibat Kecelakaan Beruntun

Regional
5 Fakta Penyelundupan 1 Ton Ganja, Disembunyikan di Sasis Truk hingga Hendak Dibawa ke Jakarta

5 Fakta Penyelundupan 1 Ton Ganja, Disembunyikan di Sasis Truk hingga Hendak Dibawa ke Jakarta

Regional
Antisipasi Bencana Kekeringan, BPBD Banyumas Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih

Antisipasi Bencana Kekeringan, BPBD Banyumas Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih

Regional
Mogok Belajar Siswa yang Tolak Kepsek Diganti Berakhir dengan Surat Perjanjian

Mogok Belajar Siswa yang Tolak Kepsek Diganti Berakhir dengan Surat Perjanjian

Regional
Dari Balairung, Dosen UGM Serukan Pesan Persatuan dan Perdamaian

Dari Balairung, Dosen UGM Serukan Pesan Persatuan dan Perdamaian

Regional
Kronologi Penyekapan Istri Ketua KPU Cianjur

Kronologi Penyekapan Istri Ketua KPU Cianjur

Regional
Banyak TKI Ilegal asal NTT di Malaysia, BP3TKI Kupang Bangun Rumah Informasi Migrasi Aman

Banyak TKI Ilegal asal NTT di Malaysia, BP3TKI Kupang Bangun Rumah Informasi Migrasi Aman

Regional

Close Ads X