Simpan Sabu dalam Bra, Wanita Asal Malaysia Diamankan Bea Cukai Nunukan

Kompas.com - 06/03/2018, 11:37 WIB
Ilustrasi sabu dan alat isapnya. Kompas.com/M Agus Fauzul HakimIlustrasi sabu dan alat isapnya.

NUNUKAN, KOMPAS.com — Kantor Bea Cukai Nunukan, Kalimantan Utara, mengamankan seorang wanita, Nor Elysiah Binti Welfred (27), warga negara Malaysia, saat akan menyelundupkan sabu seberat 1.002,1 gram melalui Pelabuhan Tunontaka, Nunukan, pada Rabu (28/2/2018).

Kepala Kantor Bea Cuki Wilayah Kalimantan Bagian Timur, Agus Sudarmadi mengatakan, pelaku diamankan oleh petugas Bea Cukai Nunukan karena curiga dengan tingkah laku dan pakaian yang dikenakannya.

“Dari hasil pemeriksaan didapati adanya sabu sabu sebanyak 20 bungkus seberat 1.002,1 gram di tubuh pelaku,” ujarnya, Selasa (6/3/2018).

Untuk mengelabui petugas di Pelabuhan Tunontaka, Nunukan, pelaku menyembunyikan sabu seberat lebih dari 1 kilogram tersebut di dalam bra, celana dalam, dan direkatkan di punggungnya.

Baca juga: Kronologi Penangkapan Pramugari yang Menyimpan Sabu dan Kokain

Pelaku juga mengenakan pakaian yang sedikit longgar untuk menyamarkan sabu yang dibawanya.

“Pelaku menyembunyikan sabu sebanyak 7 bungkus pada punggung, 7 bungkus di dalam celana dalam, dan 6 bungkus disembunyikan di bra,” imbuhnya.

Pihak Bea Cukai Nunukan mengaku baru melakukan konferensi pers pada hari ini karena sedang mengembangkan upaya penyelundupan sabu yang disimpan di punggung pelaku tersebut.

Dari pengakuan pelaku, ada kurir lain yang akan menerima sabu tersebut di salah satu hotel di Nunukan. Sayangnya, upaya pengembangan yang dilakukan Bea Cukai Nunukan diduga tercium oleh jaringan sabu di Tawau, Malaysia, sehingga bea Cukai Nunukan gagal menangkap kurir yang akan menerima sabu di Nunukan.

Baca juga: Sekali Jalan, Kurir Sabu Ini Terima Upah hingga Rp 40 Juta

Untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait kasus penyelundupan tersebut, Bea Cukai Nunukan menyerahkan pelaku beserta barang bukti sabu seberat lebih dari 1 kilogram kepada Kepolisian Resor Nunukan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kang Emil Beri Instruksi Terbaru Terkait Penanganan Covid-19 di Jabar

Kang Emil Beri Instruksi Terbaru Terkait Penanganan Covid-19 di Jabar

Regional
Penolakan Pemakaman Perawat di Semarang Dibawa ke Ranah Hukum, PPNI: Harus Ada Pembelajaran

Penolakan Pemakaman Perawat di Semarang Dibawa ke Ranah Hukum, PPNI: Harus Ada Pembelajaran

Regional
Seorang Baby Sitter Berstatus Covid-19 Meninggal Setelah Dirawat 2 Hari, Baru Mudik dari Jakarta

Seorang Baby Sitter Berstatus Covid-19 Meninggal Setelah Dirawat 2 Hari, Baru Mudik dari Jakarta

Regional
Detik-detik Pasien di Padang Sidempuan Lompat dari Lantai 4 RS dan Tewas, Sempat Sesak Napas

Detik-detik Pasien di Padang Sidempuan Lompat dari Lantai 4 RS dan Tewas, Sempat Sesak Napas

Regional
Awalnya Dikira Benda Jatuh, Ternyata Pasien yang Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Awalnya Dikira Benda Jatuh, Ternyata Pasien yang Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Kediri Diduga Terpapar dari Suami yang Kerja di Jakarta

Pasien Positif Covid-19 di Kediri Diduga Terpapar dari Suami yang Kerja di Jakarta

Regional
Kronologi Pasien Sesak Napas Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Kronologi Pasien Sesak Napas Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Regional
2 Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Tewas, Senapan Angin, Panah hingga Kapak Disita

2 Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Tewas, Senapan Angin, Panah hingga Kapak Disita

Regional
Pasien Ini Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit, Sempat Mengeluh Sesak Napas

Pasien Ini Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit, Sempat Mengeluh Sesak Napas

Regional
Ketua RT yang Tolak Pemakaman Perawat di Semarang: Saya Menangis, Istri Saya Juga Perawat, Tapi...

Ketua RT yang Tolak Pemakaman Perawat di Semarang: Saya Menangis, Istri Saya Juga Perawat, Tapi...

Regional
3 PDP Covid-19 dengan Kondisi Berat di Sumut Meninggal

3 PDP Covid-19 dengan Kondisi Berat di Sumut Meninggal

Regional
Dua Remaja Bogor Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

Dua Remaja Bogor Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

Regional
Senyum Semringah Belasan Napi Rayakan Kebebasan, Main TikTok Bersama Petugas

Senyum Semringah Belasan Napi Rayakan Kebebasan, Main TikTok Bersama Petugas

Regional
Jenazah Perawat di Semarang Ditolak, PPNI Jateng Bawa ke Ranah Hukum

Jenazah Perawat di Semarang Ditolak, PPNI Jateng Bawa ke Ranah Hukum

Regional
Warga Gorontalo yang Ikut Pertemuan Jemaah Tabligh di Gowa Diisolasi

Warga Gorontalo yang Ikut Pertemuan Jemaah Tabligh di Gowa Diisolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X