Kronologi Penangkapan Pramugari yang Menyimpan Sabu dan Kokain

Kompas.com - 02/03/2018, 20:14 WIB
Ilustrasi narkoba TOTO SIHONOIlustrasi narkoba

DENPASAR, KOMPAS.com — MMS (28), pramugari maskapai milik pemerintah, ditangkap atas kepemilikan narkoba jenis sabu dan kokain. Dia ditangkap di rumahnya di Aneka House, Jalan Gunung Lumut, Denpasar Barat, Bali, Sabtu (24/2/2018) lalu.

Kapolsek Kuta Komisaris I Nyoman Wirajaya mengatakan, barang bukti narkoba ditemukan saat penggeledahan di kamar MMS.

"Di kamar tersangka ditemukan satu paket sabu seberat 0,12 gram dan dua paket kokain masing-masing seberat 0,34 gram dan 0,03 gram serta 4 butir dumolid," kata Wirajaya, Jumat (2/3/2018).

MMS diketahui sudah delapan bulan mengonsumsi narkoba. Biasanya narkoba itu digunakan saat pelaku sedang tidak bertugas atau menggelar pesta.

Sabu dan kokain ditemukan polisi ditempel pada pernak-pernik hiasan di kamar.

"Tersangka mengaku empat kali membeli kokain dan sabu. Khusus kokain harga satu gram-nya Rp 2,5 juta," kata Wirajaya.

Baca juga: Pramugari Ditangkap di Kuta Bali gara-gara Narkoba

Penangkapan MMS berawal dari pengembangan dari tersangka FHM (37) yang tidak lain adalah kekasihnya. Manajer salah satu restoran ini dibekuk pada Sabtu (24/2/2018) sekitar pukul 20.40 Wita di area central parkir Kuta.

Dari tersangka diamankan barang bukti kokain seberat 0,75 gram, alat isap, dan plastik klip.

FHM mengaku mendapat barang haram tersebut dari pria berinisial BNY. Polisi kemudian melakukan operasi jebakan untuk meringkus BNY.

Baca juga: Luhut: Narkoba Ancaman Terberat Indonesia

Dari BNY, polisi mendapat informasi bahwa narkoba itu berasal dari pria bernama John. Kini polisi masih memburu keberadaan John.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

Regional
Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Regional
9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

Regional
Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Regional
Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Regional
Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Regional
Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Regional
Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Regional
5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

Regional
Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Regional
KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

Regional
ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

Regional
Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Regional
Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X