Jika Terpilih, Dedi Mulyadi Siap Bangun Jalan Tol Selatan Bogor-Pangandaran

Kompas.com - 02/03/2018, 21:25 WIB
Cawagub Jabar Dedi Mulyadi, menyusuri perkampungan dan gang sempit menemui puluhan warga sakit tak mampu di Kecamatan Cikarang, Kabupaten Bekasi, Kamis (1/3/2018). KOMPAS. com/IRWAN NUGRAHACawagub Jabar Dedi Mulyadi, menyusuri perkampungan dan gang sempit menemui puluhan warga sakit tak mampu di Kecamatan Cikarang, Kabupaten Bekasi, Kamis (1/3/2018).

BEKASI, KOMPAS.com - Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berjanji akan membangun jalan tol Selatan Jabar mulai dari Kabupaten Bogor sampai Pangandaran jika ia terpilih di Pilkada Jabar.

Akses jalan tersebut diyakini bisa membuka potensi wisata dan sektor perekonomian warga di daerah yang selama ini tertinggal.

"Pembangunan Jalan Tol Lingkar Selatan Jawa Barat salah satu prioritas program kerja nantinya. Pembangunan infrastruktur tersebut mulai dari Bogor Selatan, Sukabumi Selatan, Cianjur Selatan, Garut Selatan, Tasik Selatan sampai Pangandaran," jelas Dedi seusai blusukan bertemu para pelaku usaha kecil menengah di Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jumat (2/3/2018).

Dedi menilai, rencana pembangunan tol itu bisa menjadi jalan keluar permasalahan sektor wisata dan ekonomi di wilayah selatan Jawa Barat. Apalagi, kata dia, selama ini akses jalan menuju wilayah Priangan Timur hanya mengandalkan jalur arteri via Gentong, Tasikmalaya dan Garut Kota.

Baca juga : Dedi Mulyadi: Satu Dokter Satu Desa Atasi Masalah Kesehatan Warga Miskin

Akses jalan dari kota besar ke wilayah Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran tersebut saat ini sudah tak bisa menampung jumlah kendaraan. Jika hari libur atau musim mudik, jalur tersebut selalu macet, belum lagi kondisinya yang berkelok-kelok.

"Ini merupakan salah satu masalah infrastruktur di Jawa Barat adalah akses jalan yang belum terkoneksi," ujar dia.

Selesai pembangunan Tol Bogor-Pangandaran Selatan, tambah Dedi, jalur tol itu pun nantinya akan dikoneksikan dengan Tol Cikopo-Palimanan. Sehingga, akses jalan di Jawa Barat akan terkoneksi dengan jalur Tol Lingkar Selatan dan Utara.

"Nantinya akses jalan ke Jabar akan lebih mudah dan bisa menghindari rawan macet," ujar dia.

Meski demikian, Dedi nantinya akan terlebih dahulu menata tata ruang yang akan dibuka untuk akses jalan dan infrastruktur lainnya. Yakni, pemisahan lahan pertanian, pegunungan, perkebunan dan tambahan sarana akses wisata yang benar. Hal itu agar pola pembangunan yang akan dilakukan tidak menganggu lingkungan alam.

"Tapi nanti akan diatur dulu tata ruangnya, tak boleh kita seenaknya menganggu lingkungan. Soalnya kalau seenaknya nantinya akan mudah terjadi bencana," kata dia.

Baca juga : Dedi Mulyadi Yakin Dana Pemprov Jabar Cukup untuk Program Jaminan Hari Tua

Selama ini, menurut Dedi, potensi wisata alam di selatan Jawa Barat sangat besar dan perlu perhatian serius pemerintah. Salah satu yang menghambat pengunjung datang ke lokasi wisata adalah akses jalan yang jauh dan kondisinya berkelok-kelok serta terdapat tanjakan dan turunan terjal.

Beberapa lokasi di Jabar Selatan yang sudah terkenal di antaranya Pantai Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Pantai Pameungpeuk Garut, Pantai Cipatujah dan Pamayang Tasikmalaya, sampai ke Pantai Parigi dan Pangandaran.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tulungagung Banyak Zona Hijau Covid-19, Bupati Belum Terapkan Belajar Tatap Muka untuk TK-SMP

Tulungagung Banyak Zona Hijau Covid-19, Bupati Belum Terapkan Belajar Tatap Muka untuk TK-SMP

Regional
Detik-detik Prada Hengky Hilang di Papua Saat Kejar Orang Mencurigakan

Detik-detik Prada Hengky Hilang di Papua Saat Kejar Orang Mencurigakan

Regional
Seorang Brimob Gadungan Ditangkap, Polisi: Dia Pakai Baju Dinas untuk Gaya-gayaan

Seorang Brimob Gadungan Ditangkap, Polisi: Dia Pakai Baju Dinas untuk Gaya-gayaan

Regional
Soal Baliho Rizieq, Satpol PP: Kalau yang Memasang Bisa Menurunkan Sendiri, Itu Lebih Baik...

Soal Baliho Rizieq, Satpol PP: Kalau yang Memasang Bisa Menurunkan Sendiri, Itu Lebih Baik...

Regional
Prajurit Hilang Saat Patroli di Tembagapura, TNI Minta Bantuan Basarnas

Prajurit Hilang Saat Patroli di Tembagapura, TNI Minta Bantuan Basarnas

Regional
Positif Covid-19 Setelah Pulang Takziah dari Jakarta, Guru TK Sempat ke Sekolah

Positif Covid-19 Setelah Pulang Takziah dari Jakarta, Guru TK Sempat ke Sekolah

Regional
Angka Covid-19 Jateng Tertinggi Nasional, Ganjar: Itu Karena Satgas Pusat Telat Input Data

Angka Covid-19 Jateng Tertinggi Nasional, Ganjar: Itu Karena Satgas Pusat Telat Input Data

Regional
Pemprov Jatim Siapkan 3 Jalan Penghubung dari Tol Trans Jawa ke Jalur Lintas Selatan

Pemprov Jatim Siapkan 3 Jalan Penghubung dari Tol Trans Jawa ke Jalur Lintas Selatan

Regional
Dua Pegawai KAI Positif Covid-19, Salah Satunya Masinis

Dua Pegawai KAI Positif Covid-19, Salah Satunya Masinis

Regional
3 Guru dan 2 Murid di Yogyakarta Positif Covid-19, Diduga Tertular di Sekolah

3 Guru dan 2 Murid di Yogyakarta Positif Covid-19, Diduga Tertular di Sekolah

Regional
Pemkot Probolinggo: Pesan Berantai Wakil Wali Kota Meninggal Hoaks

Pemkot Probolinggo: Pesan Berantai Wakil Wali Kota Meninggal Hoaks

Regional
Gara-gara Menangis Ditinggal Masak Ibunya, Bocah 2 Tahun Dianiaya Ayah hingga Tangannya Patah

Gara-gara Menangis Ditinggal Masak Ibunya, Bocah 2 Tahun Dianiaya Ayah hingga Tangannya Patah

Regional
Libur Panjang Akhir Oktober Dituding Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di Jateng

Libur Panjang Akhir Oktober Dituding Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di Jateng

Regional
Gigi Bangkai Paus yang Terdampar di Bali Hilang, KKP: Seluruh Tubuh Paus Tak Boleh Dimanfaatkan

Gigi Bangkai Paus yang Terdampar di Bali Hilang, KKP: Seluruh Tubuh Paus Tak Boleh Dimanfaatkan

Regional
Ketua FPI Pekanbaru dan Satu Anggotanya Diperiksa Polisi, Ini Penyebabnya

Ketua FPI Pekanbaru dan Satu Anggotanya Diperiksa Polisi, Ini Penyebabnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X