Empat Jam Geledah Rumah Bupati Jombang, KPK Bawa 2 Map Dokumen

Kompas.com - 04/02/2018, 07:00 WIB
Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Dinas Bupati Jombang, Jawa Timur, Nyono Suharli Wihandoko, Sabtu (3/2/2018) malam. KOMPAS.com/Moh. SyafiiTim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Dinas Bupati Jombang, Jawa Timur, Nyono Suharli Wihandoko, Sabtu (3/2/2018) malam.
EditorCaroline Damanik

JOMBANG, KOMPAS.com - Selama empat jam, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menggeledah rumah dinas Bupati Jombang, Jawa Timur, Nyono Suharli Wihandoko, Sabtu (3/2/2018) malam.

Sutedjo, salah satu petugas penjaga rumah dinas bupati, mengatakan, tim yang mengaku petugas KPK tiba di Pendopo Kabupaten Jombang, sebutan untuk rumah dinas bupati, sekitar pukul 18.30 WIB.

Empat petugas itu baru keluar dari area Pendopo Kabupaten Jombang pada sekitar pukul 22.25 WIB. Tak banyak komentar, mereka keluar sambil membawa sejumlah dokumen dalam dua map plastik bening.

"Enggak usah diambil gambar, biar Jakarta yang rilis," ujar salah satu petugas kepada awak media yang mencoba konfirmasi.

(Baca juga: KPK Geledah Rumah Dinas Bupati Jombang)

Tim KPK disebut datang dengan menggunakan mobil Toyota Avanza berwarna putih dengan nomor polisi L 1658 AB. Mobil tersebut diparkir di depan ruang sekretaris pribadi bupati yang berada di kawasan rumah dinas Bupati Jombang.

Sesaat setelah penggeledahan, rumah dinas Bupati Jombang tertutup rapat. Padahal biasanya, pintu gerbang pendopo dalam keadaan terbuka.

Selain melakukan penggeledahan di Pendopo Kabupaten Jombang, petugas juga memeriksa sejumlah tenaga medis Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang di Mapolres Jombang, Jawa Timur, sejak Sabtu (3/2/2018) petang.

Salah satu dari tenaga medis yang diperiksa adalah OIS, Plt Kepala Puskesmas Perak, Kabupaten Jombang. (Moh. Syafi'i)

(Baca juga: Dalam OTT Kepala Daerah di Jatim, Dua Orang Diamankan KPK)

 

 



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Kabur Dua Jam, Pemerkosa Wanita Penjual Gorengan Ditangkap, Mengaku Khilaf

Sempat Kabur Dua Jam, Pemerkosa Wanita Penjual Gorengan Ditangkap, Mengaku Khilaf

Regional
Pengakuan Ibu yang Aniaya Anaknya dengan Balok Kayu: Saya Memukulnya karena Kesal

Pengakuan Ibu yang Aniaya Anaknya dengan Balok Kayu: Saya Memukulnya karena Kesal

Regional
Istri Wali Kota Pontianak Positif Corona

Istri Wali Kota Pontianak Positif Corona

Regional
Melihat Lebih Dekat Emil Dardak Menggunakan Media Sosial...

Melihat Lebih Dekat Emil Dardak Menggunakan Media Sosial...

Regional
KPU Kepulauan Selayar Terima Anggaran Rp 22 Miliar untuk Pilkada 2020

KPU Kepulauan Selayar Terima Anggaran Rp 22 Miliar untuk Pilkada 2020

Regional
Covid-19 di Riau Bertambah Hampir 300 Kasus, Jumlah Total Melejit

Covid-19 di Riau Bertambah Hampir 300 Kasus, Jumlah Total Melejit

Regional
Tak Ada Listrik, Warga di NTT Terpaksa Nyalakan Pelita di Malam Hari, PLN: Kami Akan Survei

Tak Ada Listrik, Warga di NTT Terpaksa Nyalakan Pelita di Malam Hari, PLN: Kami Akan Survei

Regional
Kasus Covid-19 dari Klaster Santri di Bintan Bertambah 13

Kasus Covid-19 dari Klaster Santri di Bintan Bertambah 13

Regional
KA Siliwangi Berikan Tiket Rp 0, Catat Jadwal dan Cara Mendapatkannya

KA Siliwangi Berikan Tiket Rp 0, Catat Jadwal dan Cara Mendapatkannya

Regional
Sebelum Meninggal Terpapar Covid-19, Sinden Sering Isi Acara dan Bertemu Banyak Orang

Sebelum Meninggal Terpapar Covid-19, Sinden Sering Isi Acara dan Bertemu Banyak Orang

Regional
Kajari Jember dan 4 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Tetap Buka

Kajari Jember dan 4 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Tetap Buka

Regional
Fakta di Balik 16 Orang Positif Covid-19 Usai Arisan RT di Kulon Progo, Petugas Tracing 2 Pasar

Fakta di Balik 16 Orang Positif Covid-19 Usai Arisan RT di Kulon Progo, Petugas Tracing 2 Pasar

Regional
Klaster Baru, Sejumlah Santri di Banyumas Positif Covid-19, 2 Ponpes Diminta Lockdown

Klaster Baru, Sejumlah Santri di Banyumas Positif Covid-19, 2 Ponpes Diminta Lockdown

Regional
Beras Bansos Bercampur Biji Plastik, Ini Kata Bupati Cianjur

Beras Bansos Bercampur Biji Plastik, Ini Kata Bupati Cianjur

Regional
Detik-detik Pasar Wage di Purwokerto Terbakar, Ratusan Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Detik-detik Pasar Wage di Purwokerto Terbakar, Ratusan Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X