Kompas.com - 10/12/2017, 13:49 WIB
Mariyati dan Ngalinem, korban bencana banjir dan tanah longsor yang mengungsi di Kompleks SDN 1 Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Minggu (10/12/2017). KOMPAS.com/Labib ZamaniMariyati dan Ngalinem, korban bencana banjir dan tanah longsor yang mengungsi di Kompleks SDN 1 Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Minggu (10/12/2017).
|
EditorCaroline Damanik

WONOGIRI, KOMPAS.com - Sejumlah korban bencana banjir dan tanah longsor yang mengungsi di Kompleks SDN 1 Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, kecewa lantaran Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ditunggu-tunggu ternyata tidak jadi datang, Minggu (10/12/2017).

"Yah, kecewa Pak Jokowi enggak jadi datang ke sini. Kenapa Pak Jokowi enggak jadi datang ke sini," ungkap salah seorang pengungsi bernama Mariyati (53) kepada Kompas.com di sela-sela menunggu Presiden Jokowi di pengungsian Kompleks SDN 1 Dlepih, Minggu.

Warga Dusun Bengle RT 001/ RW 005, Desa Deplih itu mengaku pada saat kejadian rumahnya hancur. Sehingga Maryani bersama anggota keluarganya mengungsi di Kompleks SDN 1 Dlepih sejak 28 Desember 2017.

"Waktu kejadian seperti ada suara gemuruh. Batu dan tanah masuk ke halaman rumah. Saya sama keluarga lari mencari lokasi yang aman," ungkap dia.

"Pagi harinya saya sama keluarga dibawa truk pemerintah ke sini (SDN 1 Dlepih) sampai sekarang masih bertahan di sini. Karena rumah saya sudah hancur," keluhnya.

(Baca juga: Jokowi Batal Kunjungi Pengungsi Banjir dan Longsor di Wonogiri)

Dia berharap, pemerintah dapat memberikan bantuan sehingga rumahnya yang sudah hancur tertimpa longsoran tanah bisa dibangun kembali. Mariyati juga ingin apabila dirinya direlokasi ke tempat yang lebih aman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Di sini sudah 12 hari. Dua hari setelah kejadian itu saya sakit. Alhamdulillah setelah dikasih obat di posko kesehatan sakit saya sembuh," ungkapnya.

Untuk ketersediaan logistik, Mariyati mengaku semua tercukupi. Kebutuhan makan sehari-hari, minum, mandi semuanya terpenuhi. Sementara untuk kebutuhan MCK setiap hari ada bantuan dari PMI.

Warga lain, Ngalinem (53), mengaku masih trauma pasca-kejadian mengerikan yang menimpanya pada Selasa pekan lalu. Dia ingin mengungsi sampai dinyatakan daerahnya aman.

"Mau kembali ke rumah itu rasanya takut. Jangan-jangan nanti ada kejadian itu lagi. Saya sementara ingin di sini dulu," ungkap dia.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, Bambang Haryanto menambahkan, jumlah warga yang terkena dampak banjir dan tanah longsor di Wonogiri ada sekitar 2.500 jiwa tersebar di beberapa titik lokosi. Sementara warga yang mengungsi di Kompleks SDN I Dlepih ada sekitar 1.500 orang.

"Kalau bicara yang terdampak banjir dan tanah longsor di Wonogiri ada 23 kecamatan, ada 136 desa," tutur Bambang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Regional
Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Regional
Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Regional
Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.