Jokowi Batal Kunjungi Pengungsi Banjir dan Longsor di Wonogiri

Kompas.com - 10/12/2017, 11:59 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei berbincang dengan pengungsi di Kompleks SDN I Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Minggu (10/12/2017). KOMPAS.com/Labib ZamaniKepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei berbincang dengan pengungsi di Kompleks SDN I Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Minggu (10/12/2017).
|
EditorCaroline Damanik

WONOGIRI, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) batal mengunjungi korban bencana tanah longsor dan banjir di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Minggu (10/12/2017).

Sebelumnya, Presiden Jokowi direncanakan menemui dan memberikan secara simbolis bantuan untuk para korban bencana tanah longsor dan banjir yang mengungsi di Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei mengatakan, Presiden Jokowi hanya memerintahkan agar pemerintah daerah, TNI/ Polri termasuk pemerintah pusat untuk menangani dampak bencana dengan sebaik-baiknya, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar semuanya harus terpenuhi, verifikasi dampak kerusakan akibat bencana, terutama kerusakan pemukiman.

Selain itu, Jokowi juga meminta segera dilakukan verifikasi kerusakan infrastruktur yang bersifat darurat seperti jembatan.

"Jembatan yang rusak bisa membuat tidak lancarnya transportasi dan harus segera dilakukan perbaikan daruratnya. Sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa dilakukan dengan sebaik-baiknya. Itu perintah beliau," kata Willem di posko pengungsian Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri, Minggu.

(Baca juga: Penembak Jitu Disiagakan Selama Jokowi Berkunjung ke Wonogiri)

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, Bambang Haryanto menambahkan, jumlah warga yang terkena dampak banjir dan tanah longsor di Wonogiri ada sekitar 2.500 jiwa tersebar di beberapa titik lokosi. Sementara warga yang mengungsi di Kompleks SDN I Dlepih ada sekitar 1.500 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau bicara yang terdampak banjir dan tanah longsor di Wonogiri ada 23 kecamatan, ada 136 desa," ungkap Bambang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.