Pilkada Jabar, PPP Perintahkan Uu Ruzhanul Ulum Minta Restu Ulama

Kompas.com - 27/11/2017, 21:16 WIB
Bupati Tasikmalaya sekaligus bakal calon wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum, memperlihatkan surat keputusan persetujuan DPP PPP untuk calon Gubernur dan calon wakil Gubernur Jabar di Pendopo Lama, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (25/10). Setelah Partai Nasdem dan PKB, PPP mengusung Walikota Bandung Ridwan Kamil untuk maju menjadi Gubernur Jawa Barat 2018-2022 didampingi Uu Ruzhanul Ulum yang juga kader PPP. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/foc/17. ANTARA FOTO/ADENG BUSTOMIBupati Tasikmalaya sekaligus bakal calon wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum, memperlihatkan surat keputusan persetujuan DPP PPP untuk calon Gubernur dan calon wakil Gubernur Jabar di Pendopo Lama, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (25/10). Setelah Partai Nasdem dan PKB, PPP mengusung Walikota Bandung Ridwan Kamil untuk maju menjadi Gubernur Jawa Barat 2018-2022 didampingi Uu Ruzhanul Ulum yang juga kader PPP. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/foc/17.
|
EditorReni Susanti

BANDUNG, KOMPAS.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) memerintahkan Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum menemui ulama dan pimpinan pondok pesantren di seluruh Jawa Barat menjelang Pilkada Jawa Barat 2018.

Ketua Bidang Pemenangan Jabar DPP PPP Dayat Hidayat mengatakan PPP meminta Uu bersilaturahim sekaligus meminta doa restu dari para ulama dan pimpinan pondok pesantren di seluruh Jawa Barat agar meraih banyak dukungan dalam kontestasi Pilkada Jabar.

"Karena ulama itu ujung tombak. Bagaimana menjadikan masyarakat Jawa Barat yang Islami, religi. Itu adanya di para ulama," kata Dayat di Bandung, Senin (27/11/2017).

Dayat menambahkan, sosok ulama sangat berperan penting dalam mengisi pembangunan di Jawa Barat. Tidak hanya menyangkut perbaikan moral dan meningkatkan keimanan masyarakat. Menurutnya, ulama sangat diperlukan dalam menentukan arah pemerintahan.

"Ulama berperan penting di dalam memajukan bangsa serta arah sebuah pemerintahan," imbuhnya.

(Baca juga : Uu Ruzhanul dan Daniel Mutaqien, Siapa Paling Tepat Dampingi Ridwan Kamil?)

Dayat berharap, jika nantinya Uu Ruzhanul Ulum terpilih sebagai pendamping bakal calon gubernur Ridwan Kamil dan memenangkan Pilkada Jawa Barat 2018, di bawah kepemimpinan mereka Pemprov Jabar bisa bersinergi dengan para ulama dalam menentukan arah kebijakan.

"Saran ulama sangat penting baik dari sisi moral maupun lainnya. Bisa dikatakan ini bentuk penghargaan," ungkapnya.

Silaturahim ke ulama dan pondok pesantren, lanjut Dayat, bakal mempertegas Uu merupakan kandidat yang identik dengan kalangan religius. Sebagai santri dan berasal dari keluarga pendiri pesantren, posisi ini sangat menguntungkan Uu dalam meraih simpati masyarakat.

Sebab, tidak bisa dinafikan, jika warga Jabar sangat identik dengan Islam, sehingga sangat mengharapkan pemimpin yang mencerminkan karakter tersebut.

“Pak Uu punya hubungan emosional, kekeluargaan, dengan para ulama. Karena Pak Uu lahir dan besar dari kalangan pesantren. Jadi hubungan ini harus dijaga," ujarnya.

(Baca juga : Uu Ruzhanul Ulum Pede Dampingi Ridwan Kamil di Pilkada Jabar)

Dayat mengatakan, jika duet Rindu atau Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum bisa terealisasi pada Pilkada Jawa Barat 2018, pasangan tersebut dianggap saling melengkapi karena memiliki latar belakang yang berbeda.

"Kang Emil bisa merepresentasikan pemilih muda dan perkotaan dengan intelektualnya. Pak Uu merepresentasikan ulama dan santrinya. Karena yang memahami ulama dan pondok pesantren itu Pak Uu. Jadi ini sudah sangat tepat," tandasnya. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Petugas Berpakaian APD Diusir dan Nyaris Diamuk Warga, Pejabat Desa: Keluarga Keberatan dan Kurang Nyaman

Petugas Berpakaian APD Diusir dan Nyaris Diamuk Warga, Pejabat Desa: Keluarga Keberatan dan Kurang Nyaman

Regional
Kawasan Wisata Lombok Barat Tutup, Ratusan Kendaraan hendak Berkunjung Dipaksa Putar Balik

Kawasan Wisata Lombok Barat Tutup, Ratusan Kendaraan hendak Berkunjung Dipaksa Putar Balik

Regional
Usai Periksa Pasien Covid-19, Perawat Diancam hingga Trauma, Ganjar: Jangan Aneh-aneh, Kita Lagi Kondisi Sulit

Usai Periksa Pasien Covid-19, Perawat Diancam hingga Trauma, Ganjar: Jangan Aneh-aneh, Kita Lagi Kondisi Sulit

Regional
Dari 62 Kasus Positif Covid-19 di Sukabumi, 59 Pasien dari Klaster Institusi Negara

Dari 62 Kasus Positif Covid-19 di Sukabumi, 59 Pasien dari Klaster Institusi Negara

Regional
3 Warga Ngada NTT Tewas Keracunan Belerang Saat Bakar Sarang Lebah

3 Warga Ngada NTT Tewas Keracunan Belerang Saat Bakar Sarang Lebah

Regional
Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar Minta Pelakunya Diusut

Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar Minta Pelakunya Diusut

Regional
Bayi Kembar Usia 1 Tahun Terpapar Corona dari Klaster Jemaat HOG Batam

Bayi Kembar Usia 1 Tahun Terpapar Corona dari Klaster Jemaat HOG Batam

Regional
Halusinasi Kapolsek Berujung Pemecatan, Tabrak Rumah Warga hingga Tewaskan Balita

Halusinasi Kapolsek Berujung Pemecatan, Tabrak Rumah Warga hingga Tewaskan Balita

Regional
Khofifah: Siswa di Jatim Tetap Belajar di Rumah Meski Masuk Fase New Normal

Khofifah: Siswa di Jatim Tetap Belajar di Rumah Meski Masuk Fase New Normal

Regional
Pasutri di Sukabumi Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Anaknya

Pasutri di Sukabumi Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Anaknya

Regional
Pidato Risma di HUT Surabaya, Apresiasi Warganya yang Amalkan Pancasila Perangi Covid-19

Pidato Risma di HUT Surabaya, Apresiasi Warganya yang Amalkan Pancasila Perangi Covid-19

Regional
Pesan dan Permintaan Risma Saat HUT Surabaya ke-727, Tahun Terakhirnya Jadi Wali Kota

Pesan dan Permintaan Risma Saat HUT Surabaya ke-727, Tahun Terakhirnya Jadi Wali Kota

Regional
Karantina Pelaku Perjalanan, Kunci Sukses Pemda TTU Tekan Kasus Covid-19 Jadi Nol

Karantina Pelaku Perjalanan, Kunci Sukses Pemda TTU Tekan Kasus Covid-19 Jadi Nol

Regional
Lima Pasien Terakhir Sembuh, Wonogiri Nihil Covid-19

Lima Pasien Terakhir Sembuh, Wonogiri Nihil Covid-19

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Mei 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X