Uu Ruzhanul dan Daniel Mutaqien, Siapa Paling Tepat Dampingi Ridwan Kamil?

Kompas.com - 30/10/2017, 19:01 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui disela perayaan Sumpah Pemuda di Jalan Sumatera, Sabtu (28/10/2017) lalu. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIWali Kota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui disela perayaan Sumpah Pemuda di Jalan Sumatera, Sabtu (28/10/2017) lalu.
|
EditorReni Susanti

BANDUNG, KOMPAS.com - Bursa calon pendamping Ridwan Kamil kian ramai setelah Golkar menyatakan dukungannya. Golkar menyodorkan Daniel Mutaqien sebagai calon pendamping.

Sebelumnya, Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum juga berambisi menjadi wakil Ridwan Kamil. Lantas siapakah sosok yang paling tepat mendapingi Ridwan Kamil?

Pengamat politik Universitas Parahyangan Asep Warlan Yusuf mengatakan, Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum lebih cocok disandingkan dengan Ridwan Kamil dalam Pilkada Jawa Barat 2018.

Asep menilai, sosok Ridwan Kamil yang nasionalis dengan Uu sebagai tokoh dari kalangan pesantren bisa menjadi kombinasi ideal di Pilkada Jabar.

"Pak Uu sebetulnya dari latar belakangnya bagus, dari pesantren dan (punya program) gerbang pedesaan. Melihat kombinasi Ridwan dan Uu menurut saya realtif saling melengkapi bisa menyeimbangi karena Uu pun di Tasikmalaya cukup berhasil," ucap Asep saat dihubungi, Senin (30/10/2017).

(Baca juga : Golkar Pilih Ridwan Kamil, PDI-P Jabar Batalkan Koalisi)

Namun, Uu harus mampu merangkul partai koalisi lain untuk mempermulus langkahnya mendampingi Ridwan Kamil.

"Hanya saja apakah bisa diterima oleh Parpol kalau Uu yang jadi prioritas karena barangkali PKB juga punya calon," tuturnya.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (kiri) dan Daniel Mutaqqien (kanan)KOMPAS.com/Dendy Ramdhani, dprri.go.id Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (kiri) dan Daniel Mutaqqien (kanan)
Sementara untuk Daniel Mutaqien, Asep berpendapat perlu upaya keras untuk memperkenalkan Daniel kepada warga Jabar. Sebab secara popularitas dan elektabilitas, jarak antara Daniel dan Ridwan Kamil terpaut jauh.

"(Peluang Daniel) minim sekali, sangat minim. Akses minim, aktivitas minim, komitmennya belum terlalu jelas. Dia pernah di DPD Jabar juga kurang menonjol perannya. Apakah ini pertanda sesungguhnya Daniel tidak cukup untuk diandalkan dalam waktu yang cukup pendek," tutur Asep.

(Baca juga : PPP Tegaskan Kursi Pengusung Ridwan Kamil Sudah Cukup Tanpa Golkar)

Pendapat senada diungkapkan pakar politik Universitas Padjadjaran, Muradi. Ia mengatakan, ada tiga kriteria calon wakil yang harus dipilih Ridwan Kamil.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Salah Tembak, 2 Petani di Poso Tewas Saat Panen Kopi, Ini Penjelasan Polisi

Diduga Salah Tembak, 2 Petani di Poso Tewas Saat Panen Kopi, Ini Penjelasan Polisi

Regional
50.000 Ribu Butir Obat Batuk Disalahgunakan untuk Mabuk

50.000 Ribu Butir Obat Batuk Disalahgunakan untuk Mabuk

Regional
Ibu Hamil 9 Bulan yang Ditinggal dan Bergantung Tetangga: 'Tolong Jangan Cari Suami Saya'

Ibu Hamil 9 Bulan yang Ditinggal dan Bergantung Tetangga: "Tolong Jangan Cari Suami Saya"

Regional
Ingin Awet Muda dan Cepat Kaya, Oknum Karyawan Tambang Nekat Curi Celana Dalam, Ini Ceritanya

Ingin Awet Muda dan Cepat Kaya, Oknum Karyawan Tambang Nekat Curi Celana Dalam, Ini Ceritanya

Regional
Saat Polisi Kaget Dipergoki Rekan Seprofesinya, Ketahuan Isap Sabu-sabu

Saat Polisi Kaget Dipergoki Rekan Seprofesinya, Ketahuan Isap Sabu-sabu

Regional
Kadis Pariwisata NTB: Konsep New Normal, Hotel Harus Siapkan Klinik

Kadis Pariwisata NTB: Konsep New Normal, Hotel Harus Siapkan Klinik

Regional
Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan, Pelaku Diduga Masuk dari Jendela

Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan, Pelaku Diduga Masuk dari Jendela

Regional
Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Positif Covid-19 dari Rumah Sakit di Surabaya

Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Positif Covid-19 dari Rumah Sakit di Surabaya

Regional
Pasien Covid-19 Tertua dan Bocah 3 Tahun di Sorong Dinyatakan Sembuh

Pasien Covid-19 Tertua dan Bocah 3 Tahun di Sorong Dinyatakan Sembuh

Regional
Penularan Covid-19 Disoroti Presiden Jokowi, Pemprov Kalsel: Kasus Turun di Akhir Juli

Penularan Covid-19 Disoroti Presiden Jokowi, Pemprov Kalsel: Kasus Turun di Akhir Juli

Regional
Berpacaran dengan Orang yang Sama, 3 Oknum TNI Aniaya Pelajar SMA di Depan Rumah si Gadis

Berpacaran dengan Orang yang Sama, 3 Oknum TNI Aniaya Pelajar SMA di Depan Rumah si Gadis

Regional
519 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh Dalam 5 Hari, Ini Rahasia Risma

519 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh Dalam 5 Hari, Ini Rahasia Risma

Regional
Viral, Nenek 67 Tahun di Minahasa Menolak BLT, Alasannya Bikin Terharu

Viral, Nenek 67 Tahun di Minahasa Menolak BLT, Alasannya Bikin Terharu

Regional
Filosofi dan Janji Ridwan Kamil Soal Pandemi di Balik Sebuah Rompi..

Filosofi dan Janji Ridwan Kamil Soal Pandemi di Balik Sebuah Rompi..

Regional
Dalam Waktu 3 Hari, 2 Jenazah PDP di Makassar Diambil Paksa Keluarga, Ini Fakta Lengkapnya

Dalam Waktu 3 Hari, 2 Jenazah PDP di Makassar Diambil Paksa Keluarga, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X