Nasdem Tegaskan Kader Golkar Belum Tentu Jadi Pasangan Ridwan Kamil

Kompas.com - 28/10/2017, 06:58 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (kiri) dan Daniel Mutaqqien (kanan) KOMPAS.com/Dendy Ramdhani, dprri.go.idWali Kota Bandung Ridwan Kamil (kiri) dan Daniel Mutaqqien (kanan)
|
EditorAna Shofiana Syatiri

BANDUNG, KOMPAS.com - Ketua DPW Partai Nasional Demokrat (NasDem) Provinsi Jawa Barat, Saan Mustopa menegaskan, kader Partai Golkar Daniel Mutaqien belum tentu jadi pendamping Ridwan Kamil dalam Pilkada Jawa Barat 2018 mendatang.

Hal itu dikatakan Saan menanggapi keputusan Partai Golkar yang telah menetapakan dukungan kepada Ridwan Kamil. Dukungan itu bersyarat, Ridwan Kamil mau dipasangkan dengan kadernya Daniel Mutaqien.

Ia berpendapat, meski kursi legislatif Partai Golkar lebih banyak dari partai pengusung Ridwan Kamil lainnya (PPP, PKB, dan NasDem), hal itu tak serta merta meloloskan Daniel Mutaqien sebagai pendamping.

Baca juga : Ridwan Kamil Sebut Golkar Sodorkan Daniel Mutaqien Jadi Calon Wakil

"Wakil belum fixed, baru usulan-usulan. Kita mengedepankan kesetaraan, makanya kita bicarakan secara bersama-sama," kata Saan usai menggelar rapat koordinasi Partai NasDem Provinsi Jawa Barat, di Bandung, Jumat (27/10/2017).

Sekjen Golkar Idrus Marham mengumumkan secara resmi partainya mengusung Ridwan Kamil di Pilkada Jawa BaratKompas.com/Rakhmat Nur Hakim Sekjen Golkar Idrus Marham mengumumkan secara resmi partainya mengusung Ridwan Kamil di Pilkada Jawa Barat
Saan menilai, pemilihan bakal calon wakil gubernur bisa diputuskan oleh Ridwan Kamil atau bisa melalui tahap seleksi.

"Bisa beauty contest, misalnya. Seluruh calon wakil gubernur yang diusulkan, harus melalui tahapan penyeleksian," ucapnya.

Baca juga : Daniel Mutaqien Siap Dampingi Ridwan Kamil di Pilkada Jawa Barat

Partai pengusung Ridwan Kamil, kata Saan, memang cukup selektif dalam menentukan calon wakil gubernur. Selain harus punya kapabilitas, elektabilitas dan popularitas yang tinggi, pendaming Ridwan Kamil juga diharapkan punya nilai religiusitas.

"Karena Jawa Barat sebagai daerah yang religiusitasnya tinggi. Yang terpenting harus saling melengkapi," ujarnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 11 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 11 Agustus 2020

Regional
PDI-P Umumkan Calon Pengganti Risma Pada 19 Agustus 2020, Siapa Dia?

PDI-P Umumkan Calon Pengganti Risma Pada 19 Agustus 2020, Siapa Dia?

Regional
Anggota DPRD Tak Percaya Covid-19, Walkot Ambon: Tinggal Saja di Lokasi Karantina

Anggota DPRD Tak Percaya Covid-19, Walkot Ambon: Tinggal Saja di Lokasi Karantina

Regional
Ayah Bunuh Bayi 40 Hari karena Ditolak Istri Saat Minta Berhubungan Badan, Begini Kronologinya

Ayah Bunuh Bayi 40 Hari karena Ditolak Istri Saat Minta Berhubungan Badan, Begini Kronologinya

Regional
CCTV Rusak, Penyebab Hilangnya 33 Tiang Pembatas Jembatan Ampera Masih Misterius

CCTV Rusak, Penyebab Hilangnya 33 Tiang Pembatas Jembatan Ampera Masih Misterius

Regional
Sisi Jalan Tol Palindra Ogan Ilir Terbakar, Jarak Pandang Pengendara Sempat Terganggu

Sisi Jalan Tol Palindra Ogan Ilir Terbakar, Jarak Pandang Pengendara Sempat Terganggu

Regional
Merasa Dihina di Medsos, Anggota DPRD Ciamis Laporkan Anak Gadisnya ke Polda Jabar

Merasa Dihina di Medsos, Anggota DPRD Ciamis Laporkan Anak Gadisnya ke Polda Jabar

Regional
Ngajar di Pedalaman, Guru Honorer Ini Dihadiahi Rp 15 Juta dari Jokowi

Ngajar di Pedalaman, Guru Honorer Ini Dihadiahi Rp 15 Juta dari Jokowi

Regional
Uji Klinis Fase 3 Resmi Dimulai, Erick Thohir Pastikan Calon Vaksin Covid-19 Halal

Uji Klinis Fase 3 Resmi Dimulai, Erick Thohir Pastikan Calon Vaksin Covid-19 Halal

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 11 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 11 Agustus 2020

Regional
Seorang Wartawan di Kalsel Divonis 3 Bulan Penjara karena Berita

Seorang Wartawan di Kalsel Divonis 3 Bulan Penjara karena Berita

Regional
22 Rumah Adat Sumba Terbakar karena Faktor Alam, Ini Kronologinya

22 Rumah Adat Sumba Terbakar karena Faktor Alam, Ini Kronologinya

Regional
DLHK Karawang: Penyebab Sungai Citarum Menghitam dan Berbau Bukan karena Limbah

DLHK Karawang: Penyebab Sungai Citarum Menghitam dan Berbau Bukan karena Limbah

Regional
'Demi Ilmu Pengetahuan, Belajar di Bawah Pohon Mangga Juga Baik'

"Demi Ilmu Pengetahuan, Belajar di Bawah Pohon Mangga Juga Baik"

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 11 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 11 Agustus 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X