Seorang PNS Ditangkap karena Bawa Kabur dan Cabuli Siswi SMK

Kompas.com - 20/10/2017, 14:29 WIB
Kaurbin Ops Sat Reskrim Iptu Sonifati Zalukhu (paling kiri) Waka Polres Nias Kompol Emanuel Harefa (tengah) dan Kanit PPA Sat Reskrim Bripka Jonnes Zai (paling kanan), memperlihatkan tersangka bersama barang bukti berupa pakaian tersangka dan korban, yang telah membawa kabur dan menyetubuhi anak dibawah umur, di Mapolres Nias, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. KOMPAS.com/HENDRIK YANTO HALAWAKaurbin Ops Sat Reskrim Iptu Sonifati Zalukhu (paling kiri) Waka Polres Nias Kompol Emanuel Harefa (tengah) dan Kanit PPA Sat Reskrim Bripka Jonnes Zai (paling kanan), memperlihatkan tersangka bersama barang bukti berupa pakaian tersangka dan korban, yang telah membawa kabur dan menyetubuhi anak dibawah umur, di Mapolres Nias, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara.
|
EditorFarid Assifa

GUNUNGSITOLI, KOMPAS.com -Seorang pria berinisial SZ (40) ditangkap polisi karena membawa kabur dan mencabuli siswi SMK berusia 17 tahun, NGH.

Kasus itu bermula dari laporan orangtua NGH, EG ke Polsek Mandrehe bahwa putrinya tidak pulang selama seminggu. Aparat Polsek Mandrehe bekerja sama dengan Unit PPA Satreskrim Polres Nias melakukan penyelidikan.

Polisi mendapat informasi bahwa NGH, warga Desa Gunung Baru, Kecamatan Moro’o, Kabupaten Nias Barat, dibawa kabur SZ. Keduanya berpindah-pindah tempat dari hotel ke hotel. Selama itu pula gadis NGH dicabuli SZ yang merupakan pegawai negeri sipil (PNS).

"Selama pemeriksaan korban mengaku selama bersama SZ telah beberapa kali hubungan tak selayaknya,” kata Wakil Kepala Polres Nias Kompol Emanuel Harefa kepada Kompas.com di Mapolres Nias, Jumat (20/10/2017).


Emanuel mengatakan SZ kini sudah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat Ppasal 81 subsider Pasal 82 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Republik Indonesi Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Jo Pasal 332 ayat (1) dari KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

“SZ ditetapkan sebagai tersangka setelah dilakukan gelar perkara oleh penyidik serta hasil pemeriksaan para saksi dan hasil visum," Emanuel.

Baca juga: Tiga Siswi MTs di Kebumen Jadi Korban Pencabulan Lima Pemuda

Kompas TV Seorang Nenek Cabuli Anak di Bawah Umur

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X