Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Antisipasi Anggota ISIS dari Marawi, Pintu Masuk Perbatasan Diperketat

Kompas.com - 19/10/2017, 07:15 WIB
Sukoco

Penulis

NUNUKAN,KOMPAS.com – Imigrasi Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara memperketat pengawasan keluar masuknya orang asing di perbatasan. Hal ini untuk mengantisipasi masuknya anggota kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan ISIS dari Marawi, pasca tewasnya dua pimpinan mereka oleh militer Filipina.

Kepala Imigrasi Kabupaten Nunukan Ferry Herling Ishak South mengatakan, wilayah perbatasan di Kabupaten Nunukan yang berbatasan langsung  dengan Filipina dan Malaysia bisa menjadi pintu pelarian bagi anggota ISIS di Marawi. Untuk itu pihaknya memperketat pemeriksaan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di Pelabuhan Tunontaka, Nunukan  dan di 2 pintu pos pemeriksaan imigrasi di wilayah perbatasan Kecamatan Sebatik.

“Sangat mungkin, karena kalau lewat Marore Miangas ada beberapa hal yang sulit. Cuaca dan alam tidak mendukung, apalagi akhir tahun ini mulai hujan angin, ombak besar, jadi berisiko,” ujar dia, Rabu (18/10/2017).

Untuk mengantisipasi masuknya anggota ISIS tersebut, pihak imigrasi juga menggelar operasi keimigrasian bersama dengan TNI, Polri dan instansi terkait yang bertugas di wilayah perbatasan.

Baca juga: Wiranto: Dua Tokoh ISIS di Marawi Telah Ditembak Mati

Operasi keimigrasian lebih diintensifkan di wilayah perbatasan seperti di Kecamatan Lumbis Ogong dan Kecamatan Krayan yang berbatasan langsung dengan Negara bagian Sabah Malaysia.

“Kita gelar operasai keimigrasian, kita sampai ke Lumbis Ogang sampai ke pos perbatasan di Labang,” sebutFerry.

Kompas TV Ketegasan ini disampaikan oleh Duterte di hadapan para tentara Filipina di Kota Marawi.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com