Kompas.com - 05/10/2017, 21:24 WIB
Anak-anak mengsung nasi dalam Pawai Nasi Adab HUT Kotawaringin Barat, Rabu (4/10/2017) Kompas.com/Budi BaskoroAnak-anak mengsung nasi dalam Pawai Nasi Adab HUT Kotawaringin Barat, Rabu (4/10/2017)
|
EditorCaroline Damanik

PANGKALAN BUN, KOMPAS.com - Pawai Nasi Adab memeriahkan HUT ke-58 Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Rabu (4/10/2017) pagi.

Yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dalam pawai budaya ini diwarnai aksi flypass pesawat tempur TNI Angkatan Udara dari Skadron 1 Lanud Supadio Pontianak.

Iring-iringan pawai dimulai pukul 08.00 WIB, dengan rombongan dari Juriat Kerajaan Kotawaringin berada di barisan depan. Warna kuning mendominasi peserta karnaval karena mayoritas mereka mengenakan busana tradisional Teluk Belanga, yang menjadi identitas Kotawaringin Barat sejak era sebelum kemerdekaan RI.

Sebagian besar peserta juga mengusung nasi adab, berupa nasi tumpeng lengkap dengan lauk-pauknya. Ada yang besar, banyak pula yang ukuran kecil sebesar piring. Yang juga paling mencolok dari karnaval ini adalah ribuan Kambang Sarai yang dibawa peserta karnaval, bunga buatan dari kertas warna-warni, mirip seperti yang tersaji pada pentas ondel-ondel di Jakarta.

Satu jam karnaval berlangsung, ribuang peserta dan penonton di sepanjang Jalan Pangeran Antasari dan Jalan PRA Kusumayudha itu, dikejutkan dengan melintasnya tiga pesawat tempur di langit Kota Pangkalan Bun.

(Baca juga: Tradisi Ziarah Kubur dan Pasar Dadakan di Pangkalan Bun)

Ternyata kejutan itu diberikan oleh TNI Angkatan Udara yang ingin memberikan kontribusi di wilayah yang punya sejarah khusus, bagi TNI AU itu. Tiga pesawat tempur jenis Hawk 100/200 sengaja diundang Pangkalan TNI AU (Lanud) Iskandar Pangkalan Bun, dari Lanud Supadio Pontianak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami merasa perlu memberikan dukungan dan andil, sehingga perayaan HUT ke-58 Kotawaringin Barat, bisa dirasakan masyarakat dan meriah. Kami juga berharap masyarakat tidak hanya makin cinta tanah dan air, tapi juga cinta dirgantara Indonesia," tutur Danlanud Iskandar, Letkol Pnb Ade Fitra, di lokasi karnaval, Rabu (4/10/2017).

Tiga pesawat dengan call sign Elang Flight itu terbang di atas langit Kotawaringin Barat dengan ketinggian 500 kaki. Masing-masing dipiloti oleh Lettu Pnb Teguh dan Letkol Pnb Agung (Elang 1), Mayor Pnb Udin (Elang 2), dan Mayor Pnb Amry (Elang 3), ketiga pesawat melakukan fly pass serta manuver melewati panggung kehormatan sebagai tanda mengucapkan selamat ulang tahun untuk Kabupaten Kotawaringin Barat.

Bagi TNI AU, wilayah Kotawaringin Barat punya sejarah khusus karena di sinilah, tepatnya di Desa Sambi, pasukan payung pertama mereka terjunkan dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia pada 17 Oktober 1947. Tanggal itu pula yang kemudian ditetapkan sebagai hari lahirnya Pasukan Khas TNI Angkatan Udara.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X