Berderai Air Mata, Sang Istri Terus Usap Kepala Pengemudi Grab yang Tewas Dibunuh

Kompas.com - 25/09/2017, 14:14 WIB
Betti Wani Purba (33), istri mendiang pengemudi Grab Bike, Ridwan Limbong (34), menangisi jasad suaminya di rumah duka Jl Palem IX, Lingkungan X, Kelurahan Helvetia Barat, Kecamatan Helvetia. Ridwan tewas setelah ditikami kawanan begal di Jl Juanda, Sabtu (23/9/2017). Tribun Medan/Array A ArgusBetti Wani Purba (33), istri mendiang pengemudi Grab Bike, Ridwan Limbong (34), menangisi jasad suaminya di rumah duka Jl Palem IX, Lingkungan X, Kelurahan Helvetia Barat, Kecamatan Helvetia. Ridwan tewas setelah ditikami kawanan begal di Jl Juanda, Sabtu (23/9/2017).
EditorCaroline Damanik

MEDAN, KOMPAS.com - Suasana haru menyelimuti kediaman mendiang Ridwan Limbong (34) di Jl Palem IX, Lingkungan X, Kelurahan Helvetia Barat, Kecamatan Helvetia, Sabtu (23/9/2017).

Isak tangis keluarga terdengar bersahut-sahutan di depan jenazah Ridwan, pengemudi Grab Bike yang tewas ditikam perampok.

Betti Wani Purba (33), isteri Ridwan, masih belum percaya suaminya pergi. Dia terus mengusap-usap kepala korban yang terbujur kaku di rumah duka.

Saat ditemui, Betti yang masih berduka sesekali mengusap air matanya sambil memeluk erat anak keduanya, Tania Limbong, yang masih berusia tiga tahun.

"Kami punya dua anak. Satu lagi anak kami yang paling besar namanya Bintang Limbong. Umurnya masih empat tahun," kata Betti terisak, Sabtu (23/9/2017).

(Baca juga: "Ambillah Mobilnya, tetapi Jangan Nyawa Suamiku")

Betti mengatakan, dia dan suaminya belum lama tinggal di Medan. Selama ini, Betti dan suaminya merantau ke Kota Batam.

"Dari bulan Mei kemarin kami di Medan. Setelah sampai di Medan, barulah Abang menjadi sopir Grab," kata Betti.

Ketika diminta bercerita tentang sosok suaminya, bibir Betti bergetar. Matanya yang sembab masih berair. Dia kembali memeluk Tania yang ikut menangis lantaran anak keduanya itu hendak mencium kening ayahnya.

Di rumah duka, sanak keluarga terus berdatangan. Orang-orang yang datang ke rumah duka mengutuk aksi perampokan dan pembunuhan ini.

(Baca juga: Ditembak Mati, Perampok yang Bunuh Sopir Taksi Online di Medan)

Sejumlah warga yang ikut melayat berharap polisi segera menangkap para pelakunya. Warga khawatir, aksi serupa bisa terulang kembali.

Sebelumnya, Ridwan tewas saat mengantar penumpang di Jl Juanda. Dia tewas ditikam empat perampok karena berusaha mempertahankan motornya.

Berita ini telah tayang di Tribunnews.com, Senin (25/9/2017), dengan judul: Sopir Grab Korban Pembunuhan Tinggalkan Dua Balita

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral 2 Polisi Pukuli ODGJ, Kapolres Tanggung Biaya Berobat dan Minta Maaf

Viral 2 Polisi Pukuli ODGJ, Kapolres Tanggung Biaya Berobat dan Minta Maaf

Regional
Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Regional
Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Regional
Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Regional
1.932 kendaraan Diputar Balik Selama PSBB Parsial di Cianjur

1.932 kendaraan Diputar Balik Selama PSBB Parsial di Cianjur

Regional
Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Regional
'Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari'

"Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari"

Regional
Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Regional
Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Regional
Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Regional
PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

Regional
Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Regional
3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X