Menjelang Bebas, Seorang Napi Kabur dan Mencuri Motor Pengunjung Lapas

Kompas.com - 22/09/2017, 13:05 WIB
Ilustrasi melarikan diri, kabur dari tahanan Nonsap Visuals/UnsplashIlustrasi melarikan diri, kabur dari tahanan

JEPARA, KOMPAS.com - Seorang narapidana yang tengah menjalani masa hukuman di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, melarikan diri.

Tahanan bernama Sudarsono, warga Wedung, Demak, itu bahkan diketahui kabur dengan mencuri motor matik Honda Vario bernopol K 4508 NQ milik pengunjung rutan.

Berdasarkan informasi, Sudarsono hampir saja selesai menyelesaikan masa pidananya selama satu tahun lima bulan atas kasus penipuan.

Di akhir masa tahanannya, Sudarsono pun ditugaskan menjadi juru parkir di depan rutan setempat.

Bukannya memanfaatkan kesempatan itu sebaik-baiknya, Sudarsono justru nekat melarikan diri dengan mencuri motor yang diparkir.

"Yang bersangkutan kabur pada Selasa pagi pekan ini saat ditugasi menjadi tukang parkir. Ia juga membawa lari motor pengunjung lapas. Sebenarnya ia sebentar lagi menghirup udara bebas, sudah proses cuti bersyarat. Kok malah kabur," kata Kepala Rutan Kelas II B Jepara, Slamet Wuryono, Jumat (22/9/2017).

Baca juga: Seorang Napi Kabur dari Lapas Tanjung Raja

Kapolres Jepara, AKBP Yudianto Adhi Nugroho, menjelaskan, hingga saat ini Sudarsono masih dalam proses pencarian aparat gabungan mulai dari pihak Rutan Jepara, Polres Jepara dan Polda Jateng.

"Kami masih melakukan pengejaran terhadap yang bersangkutan. Segera saja kami ringkus," tegas Yudianto.

Baca juga: Cari Napi Kabur, Polisi Sisir Seluruh Perairan Nusakambangan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Regional
Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Regional
Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Regional
Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Regional
Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Regional
Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Regional
Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Regional
Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Regional
Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Regional
Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Regional
Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Regional
Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

Regional
Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

Regional
Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Regional
Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X