Tradisi Nganggung di Pangkal Pinang Ajarkan Semangat Gotong Royong

Kompas.com - 21/09/2017, 18:58 WIB
Warga di Kelurahan Jerambah Gantung Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, saat tradisi nganggung menyambut tahun baru Islam. heru dh/kompas.comWarga di Kelurahan Jerambah Gantung Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, saat tradisi nganggung menyambut tahun baru Islam.
|
EditorAprillia Ika

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Ribuan warga di Kelurahan Jerambah Gantung, Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, menggelar tradisi nganggung atau makan bersama, bertepatan datangnya 1 Muharam 1439 Hijriah.

Hidangan makanan yang dikemas dalam tudung saji digelar sepanjang hampir tiga ratus meter.

Akses jalan di depan Masjid Al Hikmah yang menjadi lokasi nganggung ditutup sementara karena dipenuhi warga yang bersiap untuk menyantap hidangan dari dalam tudung saji.

Beraneka makanan khas daerah tersaji dalam setiap hidangan. Ada ketupat, rendang, kepiting, gulai hingga buah-buahan. Seluruh hidangan berasal dari swadaya warga setempat.

(Baca: Libur Tahun Baru Islam, Monas Dipadati 20.000 Orang)

Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa tampak antusias menikmati hidangan. Kegiatan nganggung diisi juga dengan ceramah agama serta hiburan penampilan nasyid dan rebana siswa sekolah dasar.

Lurah Jerambah Gantung Pangkal Pinang, Erineldi mengatakan, tradisi nganggung dilakukan untuk mengubah mindset sebagianwarga yang selama ini kerap merayakan tahun baru dengan kegiatan hura-hura.

Melalui tradisi nganggung diharapkan terjalin silaturahmi sekaligus menjaga kekompakan antar sesama warga melalui makan bersama,” ujar Erineldi saat berbincang dengan kompas.com, Kamis (21/9/2017).

Menurutnya, kegiatan nganggung merupakan ketiga kalinya dilaksanakan dalam perayaan tahun baru Islam. Ke depan kegiatan ini akan dilaksanakan rutin setiap tahun. Selain menjaga tradisi daerah juga mengenalkan pada generasi muda akan pentingnya hidup bergotong royong.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanah Longsor di 4 Titik Kota Tarakan, 11 Orang Tewas

Tanah Longsor di 4 Titik Kota Tarakan, 11 Orang Tewas

Regional
Usai Dibunuh, Pria Ini Sempat Setubuhi Jasad Bocah 10 Tahun di Kebun

Usai Dibunuh, Pria Ini Sempat Setubuhi Jasad Bocah 10 Tahun di Kebun

Regional
Desa di Sragen Jadi Pemasok Anjing Terbesar untuk Warung Makan, Sehari Kirim 300 Ekor

Desa di Sragen Jadi Pemasok Anjing Terbesar untuk Warung Makan, Sehari Kirim 300 Ekor

Regional
Total 13 Pegawai Puskesmas Denpasar Timur Positif Covid-19, Pelayanan Kesehatan Ditutup

Total 13 Pegawai Puskesmas Denpasar Timur Positif Covid-19, Pelayanan Kesehatan Ditutup

Regional
Foto Seronok Ibu Tersebar, Remaja di Tasikmalaya Trauma dan Alami Kekerasan Verba

Foto Seronok Ibu Tersebar, Remaja di Tasikmalaya Trauma dan Alami Kekerasan Verba

Regional
Mobil Rombongan Pengantin Alami Tabrakan Beruntun, 1 Tewas, 5 Luka Parah

Mobil Rombongan Pengantin Alami Tabrakan Beruntun, 1 Tewas, 5 Luka Parah

Regional
Nekat Tak Pakai Masker, Warga Semarang Dihukum Sapu Kuburan dan Di-rapid Test

Nekat Tak Pakai Masker, Warga Semarang Dihukum Sapu Kuburan dan Di-rapid Test

Regional
Terjatuh Saat Berswafoto, 2 Remaja Tewas Tenggelam di Bendungan

Terjatuh Saat Berswafoto, 2 Remaja Tewas Tenggelam di Bendungan

Regional
Video Viral, Oknum PNS di Kabupaten Bogor Diduga Menghalangi Ambulans

Video Viral, Oknum PNS di Kabupaten Bogor Diduga Menghalangi Ambulans

Regional
Berwajah Mirip Sang Ayah, Balita Ini Dianiaya Pacar Ibunya Selama 2 Tahun hingga Tewas

Berwajah Mirip Sang Ayah, Balita Ini Dianiaya Pacar Ibunya Selama 2 Tahun hingga Tewas

Regional
Bocah Perempuan Diduga Dibunuh dan Jasadnya Diperkosa, Polisi: Pelaku Dendam Sering Dimarahi

Bocah Perempuan Diduga Dibunuh dan Jasadnya Diperkosa, Polisi: Pelaku Dendam Sering Dimarahi

Regional
Belasan Warga Wonogiri yang Mudik Setelah PSBB Jakarta Diperketat Positif Covid-19

Belasan Warga Wonogiri yang Mudik Setelah PSBB Jakarta Diperketat Positif Covid-19

Regional
Plt Bupati Jember: Ada Keinginan Besar Saya untuk Mencairkan Komunikasi dengan DPRD

Plt Bupati Jember: Ada Keinginan Besar Saya untuk Mencairkan Komunikasi dengan DPRD

Regional
Dikira Mahasiswa, 2 Buruh Bangunan Babak Belur Dikeroyok Polisi dan Motornya Dihancurkan

Dikira Mahasiswa, 2 Buruh Bangunan Babak Belur Dikeroyok Polisi dan Motornya Dihancurkan

Regional
Kantor PDAM Padang Ditutup 3 Hari

Kantor PDAM Padang Ditutup 3 Hari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X