Korban Biro Umrah Dahsyat Baitullah: Saya Sudah Membayar Rp 25 Juta...

Kompas.com - 05/09/2017, 11:11 WIB
Polres Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, membuka posko pengaduan untuk para korban dugaan penipuan Biro Perjalanan Umrah PT Dahsyat Baitullah di Polsek Wolio.Polisi  mengambil keterangan 10 orang korban penipuan perjalanan umrah Dahsyat Baitullah KOMPAS.com / DEFRIATNO NEKEPolres Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, membuka posko pengaduan untuk para korban dugaan penipuan Biro Perjalanan Umrah PT Dahsyat Baitullah di Polsek Wolio.Polisi mengambil keterangan 10 orang korban penipuan perjalanan umrah Dahsyat Baitullah
|
EditorErlangga Djumena

BAUBAU, KOMPAS.com – Polres Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, membuka posko pengaduan untuk para korban dugaan penipuan Biro Perjalanan Umrah PT Dahsyat Baitullah di Polsek Wolio.

“Polres Baubau sudah membuka posko pengaduan, kami imbau kepada masyarakat yang menjadi korban silakan melapor di posko pengaduan di Polsek Wolio,” kata Kapolres Baubau, AKBP Suryo Aji, Selasa (5/9/2017).

Dia mengatakan, sampai saat ini sudah terdapat 10 korban PT Dahsyat Baitullah sudah membuat laporan resmi di Kantor Polsek Wolio.

Setelah kasus ini mulai mencuat ke permukaan, satu per satu korban PT Dahsyat Baitullah kembali mendatangi kantor Polsek Wolio untuk melaporkan biro perjalanan umrah tersebut.

Baca juga: Tak Berangkat Umrah, 77 Warga Laporkan Dahsyat Baitullah ke Polisi

Irma Arif, seorang korban lain, datang ke kantor Polsek Wolio untuk melaporkan dugaan penipuan yang dilakukan biro perjalanan PT Dahsyat Baitullah.

“Saya sudah membayar Rp 25 juta melalui agennya Pak Amin, dan dijanjikan berangkat pada tangga 28 Mei 2017, namun sampai saat ini tidak jadi,” ujar Irma.

Menurut dia, terakhir dirinya berhubungan pihak PT Dahsyat Baitullah pada 4 Juni 2017 untuk menanyakan kapan akan diberangkatkan, namun tidak ada kejelasan juga.

“Saya baru tahu ini penipuan ketika sudah tiga kali tidak berangkat saya mulai tahu ini seperti sudah tidak jelas. Harapannya, kalau bisa diberangkatkan lagi, saya (akan) menunggu. Tapi kalau tidak (bisa), mudah-mudahan ada pengembalian (uang),” ucapnya. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal RS Ummi, Polisi Berencana Minta Keterangan IDI dan Sejumlah Ahli

Soal RS Ummi, Polisi Berencana Minta Keterangan IDI dan Sejumlah Ahli

Regional
Bawaslu Gunungkidul Telusuri Video Viral Bagi-bagi Uang

Bawaslu Gunungkidul Telusuri Video Viral Bagi-bagi Uang

Regional
Kota Bandung Zona Merah Covid-19, Dugaan Pemicu hingga Kata Ridwan Kamil

Kota Bandung Zona Merah Covid-19, Dugaan Pemicu hingga Kata Ridwan Kamil

Regional
Kendarai Motor Saat Mabuk, 3 Remaja Kecelakaan di Tanjakan, 1 di Antaranya Tewas

Kendarai Motor Saat Mabuk, 3 Remaja Kecelakaan di Tanjakan, 1 di Antaranya Tewas

Regional
1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung Swab Malah 'Rapid Test' Ulang

1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung Swab Malah "Rapid Test" Ulang

Regional
Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Regional
Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Regional
Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Regional
Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Regional
Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Regional
Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Regional
Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Regional
Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Regional
Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Regional
Penyebab Banjir di Kota Medan yang Merendam Hampir 3.000 Rumah

Penyebab Banjir di Kota Medan yang Merendam Hampir 3.000 Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X