Cegah Kasus Serupa, Pemkot Malang Minta Pendampingan KPK

Kompas.com - 15/08/2017, 03:33 WIB
Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto seusai diperiksa oleh penyidik KPK di Polres Malang Kota, Senin (14/8/2017). KOMPAS.com/Andi HartikSekretaris Daerah Kota Malang, Wasto seusai diperiksa oleh penyidik KPK di Polres Malang Kota, Senin (14/8/2017).
|
EditorReni Susanti

MALANG, KOMPAS.com - Mencuatnya kasus suap pembahasan APBD yang sedang dilidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kota Malang membuat pembahasan APBD Perubahan 2017 dan APBD 2018 terkendala.

Sejumlah pejabat dan anggota DPRD Kota Malang mengaku khawatir, kasus yang sama akan terjadi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Wasto mengaku sudah berkonsultasi dengan KPK terkait masalah ini. Solusinya, ia akan meminta pendampingan kepada KPK terkait pembahasan anggaran hingga pelaksanaannya.

"Ini kan ada traumatik dari teman-teman di Pemkot maupun di dewan sehingga saya minta solusinya gimana untuk mengembalikan semangat dalam rangka pelayanan masyarakat ini," katanya seusai diperiksa sebagai saksi oleh penyidik KPK di Polres Malang Kota, Senin (14/8/2017).

(Baca juga: Diperiksa KPK, Sekda Kota Malang Ditanya Mekanisme Penganggaran)

Wasto menjelaskan, jika pembahasan P-APBD 2017 dan APBD 2018 tidak berjalan, maka pengesahan anggaran tersebut tidak bisa disahkan. Hal itu akan berdampak pada keberlangsungan kinerja Pemerintah Kota Malang.

"Kalau APBD sampai tidak disahkan, masyarakat akan mengalami persoalan. Karena kegiatan belanja langsungnya tidak bisa berjalan," jelasnya.

Sementara, sampai saat ini pembahasan P-APBD tahun 2017 dan APBD untuk tahun 2018 masih sampai pada tahap pembahasan kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS).

Karenanya, dalam waktu dekat ia akan mengirim surat ke pimpinan KPK untuk meminta pendampingan dalam pembahasan anggaran dan pelaksanaannya.

"Arahan beliau (penyidik) supaya mengajukan surat kepada Ketua KPK untuk pendampingan dari direktorat pencegahan dan itu akan kami lakukan," jelasnya.

(Baca juga: KPK Dalami Wewenang Wali Kota Malang dan Proses Pembahasan APBD-P)

Ia berharap KPK berkenan melakukan pendampingan mulai dari pembahasannya hingga pelaksanaannya.

"Sekiranya kami bisa didampingi dengan senang hati. Dari mulai proses APBD sampai pelaksanaan proyek, dengan senang hati dan kami berharap ada pendampingan," ungkapnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota Brimob Polda Sulteng Tewas Ditembak Usai Laksanakan Shalat Jumat

Anggota Brimob Polda Sulteng Tewas Ditembak Usai Laksanakan Shalat Jumat

Regional
Banyak Temui TKI Terlantar di Luar Negeri, Dedi Mulyadi Usul Petugas KBRI Berjaga di Bandara

Banyak Temui TKI Terlantar di Luar Negeri, Dedi Mulyadi Usul Petugas KBRI Berjaga di Bandara

Regional
Noken hingga Camilan Lokal Disiapkan Jadi Oleh-oleh PON Papua

Noken hingga Camilan Lokal Disiapkan Jadi Oleh-oleh PON Papua

Regional
Bentang Alam Berubah Pasca-gempa di Sigi, Sabo Dam Dibangun untuk Cegah Longsor dan Banjir Bandang

Bentang Alam Berubah Pasca-gempa di Sigi, Sabo Dam Dibangun untuk Cegah Longsor dan Banjir Bandang

Regional
Cemburu, Pemuda Ini Bacok Sopir Truk Tronton Berkali-kali di Kontrakan

Cemburu, Pemuda Ini Bacok Sopir Truk Tronton Berkali-kali di Kontrakan

Regional
Jelang Pilkada 2020, Calon Panwascam Diseleksi Secara Online

Jelang Pilkada 2020, Calon Panwascam Diseleksi Secara Online

Regional
Kisah Rifal Pembudidaya Ular, Berawal dari Hobi Kini Jadi Bisnis Menguntungkan

Kisah Rifal Pembudidaya Ular, Berawal dari Hobi Kini Jadi Bisnis Menguntungkan

Regional
Satu Anggota Brimob Polda Sulteng Gugur Seusai Baku Tembak

Satu Anggota Brimob Polda Sulteng Gugur Seusai Baku Tembak

Regional
750 Rumah di Solok Selatan Terendam Banjir, 469 Warga Mengungsi

750 Rumah di Solok Selatan Terendam Banjir, 469 Warga Mengungsi

Regional
Dompet Dhuafa dan Kabupaten Magetan Berkolaborasi Berantas Kemiskinan

Dompet Dhuafa dan Kabupaten Magetan Berkolaborasi Berantas Kemiskinan

Regional
Polemik Rumah Deret Tamansari, Warga Digusur hingga Komnas HAM Angkat Suara

Polemik Rumah Deret Tamansari, Warga Digusur hingga Komnas HAM Angkat Suara

Regional
Cerita Petani di Kampar yang Rugi Ratusan Juta Rupiah akibat Banjir

Cerita Petani di Kampar yang Rugi Ratusan Juta Rupiah akibat Banjir

Regional
Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Telantar Asal NTT di Bandara Dubai, Terpisah dari Sang Agen

Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Telantar Asal NTT di Bandara Dubai, Terpisah dari Sang Agen

Regional
Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Regional
[POPULER NUSANTARA] Curi iPhone 11, Dosen Ditetapkan Tersangka | Petani Kopi Tewas Diterkam Harimau

[POPULER NUSANTARA] Curi iPhone 11, Dosen Ditetapkan Tersangka | Petani Kopi Tewas Diterkam Harimau

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X