Kompas.com - 25/07/2017, 21:47 WIB
Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf saat menghadiri Halalbihalal dan Rembug Petani Tebu Nusantara di komplek Pabrik Gula Krebet, Kabupaten Malang, Selasa (25/7/2017) KOMPAS.com/Andi HartikWakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf saat menghadiri Halalbihalal dan Rembug Petani Tebu Nusantara di komplek Pabrik Gula Krebet, Kabupaten Malang, Selasa (25/7/2017)
|
EditorReni Susanti

MALANG, KOMPAS.com – Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf menanggapi kemungkinan suara warga Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur yang pecah dengan kemungkinan majunya Khofifah Indar Parawansa sebagai calon gubernur.

Menurutnya, warga NU sudah terbiasa dengan dua pilihan yang sama–sama dari NU.

“Tidak apa-apa. Kalau warga NU sudah biasa (menghadapi dua pilihan) dengan sebuah pilihan-pilihan ini tidak masalah,” ujarnya seusai menghadiri Halalbihalal dan Rembug Petani Tebu Nusantara di komplek Pabrik Gula Krebet, Kabupaten Malang, Selasa (25/7/2017).

Pria yang biasa disapa Gus Ipul itu lantas mengungkapkan keinginan para kiai. Para kiai ingin kader NU berbagi tugas, ada yang di legislatif, eksekutif, bahkan di posisi menteri seperti yang dijabat Khofifah saat ini.

(Baca juga: Khofifah: Saya Tidak Tahu Apa yang Membuat Cak Imin Khawatir)

 

“Memang para kiai itu awalnya ingin supaya bisa berbagi peran dan tugas. Ada yang di legislatif, ada yang di eksekutif, ada yang jadi menteri. Jadi inginnya berbagi tugas. Tapi kalau itu tidak bisa tidak apa–apa. Masyarakat bisa menilai, masyarakat juga akan menentukan pilihan dengan pertimbangan yang rasional,” terangnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, hingga kini Gus Ipul belum menentukan calon wakil gubernur yang akan mendampinginya dalam Pilkada Jawa Timur 2018 mendatang. Ia mengaku masih memantapkan pencalonannya yang sudah pasti diusung oleh PKB.

“Kalau untuk calon wakil gubernur sampai sekarang belum pernah ada pembahasan. Nanti itu akan dibahas dengan PKB dan partai pendukung yang lain. Jadi pada saatnya akan bicara. Sekarang masih memantapkan pencalonan saya dengan PKB dan juga dengan partai-partai lain,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gus Ipul sudah memastikan diri maju sebagai calon gubernur Jawa Timur melalui PKB. Saat ini ia terus menjalin komunikasi dengan partai lain untuk turut mengusungnya.

Di sisi lain, muncul kader NU yang lain, yakni Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. Gus Ipul dan Khofifah yang sama–sama kader NU menjadi figur terkuat menghadapi Pilkada Jawa Timur.

Namun Khofifah belum terang–terangan mengungkapkan keinginannya untuk maju sebagai calon gubernur di Jawa Timur.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X