Kompas.com - 22/06/2017, 21:09 WIB
Para pemudik yang menggunakan bus terus berdatangan Terminal Dhaksinarga, Desa Selang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, Kamis (22/6/2017) KOMPAS.com/Markus YuwonoPara pemudik yang menggunakan bus terus berdatangan Terminal Dhaksinarga, Desa Selang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, Kamis (22/6/2017)
|
EditorCaroline Damanik

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Para pemudik yang menggunakan bus terus berdatangan Terminal Dhaksinarga, Desa Selang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, Kamis (22/6/2017), termasuk mereka yang ikut dalam rombongan mudik gratis dari berbagai instansi ataupun perusahaan.

"Dari Senin (19/6/2017) sampai Kamis (22/6/2017), kedatangan pemudik sudah mencapai lebih 1.150 pemudik, mereka kebanyakan menggunakan armada mudik gratis, dengan mayoritas pemudik dari Jakarta," kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Satuan Pelayanan Terminal Dhaksinarga Kementerian Perhubungan, Suprapto, Kamis (22/6/2017).

(Baca juga: Pemudik, Waspadai Debu di Tol Darurat Brebes-Gringsing)

Menurut dia, sampai sore sudah ada 34 bus gratis yang berasal dari Jakarta dan Bandung memasuki terminal.

Sebagai tujuan akhir di Gunungkidul, penumpang yang turun hanya sebagian saja, sisanya turun di beberapa kecamatan yang dilalui bus, seperti kecamatan Patuk, dan Playen. Puncak kedatangan diperkirakan terjadi pada Jumat (23/6/2017) dan Sabtu (24/6/2017).

"Untuk puncak arus balik terjadi pada hari plus lima dan enam lebaran," imbuh Suprapto.

Sejumlah peserta mudik gratis bergegas turun dari bus dan mengemasi barang bawaan mereka. Sebagian besar pemudik di dominasi dari kecamatan semin yang jaraknya dari Terminal Dhaksinarga kurang lebih 40 kilometer.

Hartono, pemudik asal Kecamatan Semin, mengatakan, ada dua bus yang mengangkut peserta mudik gratis dari Kementrian Perhubungan tujuan Gunungkidul.

Adanya mudik gratis membuatnya terbantu untuk bisa pulang dengan aman dan nyaman karena dirinya tidak harus bersusah payah mendapatkan tiket bus menjelang lebaran. Selain itu, mengurangi biaya yang dikeluarkan untuk mudik bersama istri dan kedua anaknya.

“Lumayan bisa mengurangi biaya mudik,” katanya.

 

Kompas TV Kepadatan pemudik tampak di Jalur Pantura, Brebes, Jawa Tengah.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.