Kompas.com - 18/06/2017, 12:44 WIB
|
EditorBayu Galih

UNGARAN, KOMPAS.com - Kiai muda Nahdlatul Ulama (NU) KH Yusuf Chudlori atau akrab dipanggil Gus Yusuf mengatakan, sistem pendidikan yang pas untuk Indonesia untuk menguatkan karakter generasi muda adalah dengan memberikan ruang yang cukup bagi pendidikan kultur.

Pendidikan kultur tersebut sebenarnya sudah ada di tengah-tengah masyarakat, baik yang sudah terinstitusi maupun yang masih bersifat informal.

"Yang pas ya ada pendidikan yang di dalam sekolah tetap ada, tetapi juga tetap memberikan ruang yang cukup untuk pendidikan di luar sekolah," kata Gus Yusuf, usai bertemu Presiden Joko Widodo di Ungaran, Sabtu (17/6/2017) malam.

"Di masjid, di mushala, TPQ (taman pendidikan Al Quran), di rumah-rumah, itu menjadi pendidikan kultur untuk mendukung revolusi mental programnya presiden. Mulainya dari situ," ujar dia.

Ihwal kebijakan sekolah lima hari yang mendapat penolakan dari masyarakat, menurut Gus Yusuf, akan menjadi kewenangan Presiden Jokowi setelah mendapatkan masukan dari para kiai.

"Tadi Presiden segera akan undang beberapa kiai-kiai, praktisi pendidikan untuk diskusi dulu di Jakarta untuk mematangkan itu," tuturnya.

Namun yang jelas, kata Gus Yusuf, dalam pertemuannya dengan Presiden, para kiai sudah menyampaikan bahwa kebijakan sekolah lima hari tersebut menjadi keresahan masyarakat, terutama para kiai di kampung.

"Karena nanti Madrasah Diniyah, TPQ-TPQ itu akan tergusur," ujarnya.

Sebelumya, sekitar 20 kiai dari sejumlah pondok pesantren di Jawa Tengah diundang secara khusus oleh Presiden Joko Widodo bertemu di White House, Rumah Makan Mak Engking di Ungaran, Kabupaten Semarang, Sabtu (17/6/2017) petang.

Kesempatan langka ini tak disia-siakan oleh para kiai untuk menyampaikan keluh kesahnya tentang kebijakan delapan jam belajar di sekolah selama lima hari.

(Baca: Saat Jokowi Diskusi soal "Full Day School" dengan Kiai NU Jateng)

Kompas TV Puluhan unit kios di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (12/6) dini hari ludes terbakar.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Unjuk Rasa di Pantai Marbo, Nelayan Tallo Protes Pembangunan Rel At Grade

Unjuk Rasa di Pantai Marbo, Nelayan Tallo Protes Pembangunan Rel At Grade

Regional
Bangun Mal Pelayanan Publik, Upaya Pemkab Wonogiri Ciptakan Pelayanan Lebih Bagi bagi Masyarakat

Bangun Mal Pelayanan Publik, Upaya Pemkab Wonogiri Ciptakan Pelayanan Lebih Bagi bagi Masyarakat

Regional
Rayakan HUT Ke-72, Pemprov Jateng Gelar Pertujukan Seni Spektakuler

Rayakan HUT Ke-72, Pemprov Jateng Gelar Pertujukan Seni Spektakuler

Regional
Bandar Lampung Segera Bangun 3 Hotel Baru, Wali Kota Eva: Dampak Positif dari Peningkatan Bisnis Penginapan

Bandar Lampung Segera Bangun 3 Hotel Baru, Wali Kota Eva: Dampak Positif dari Peningkatan Bisnis Penginapan

Regional
Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Regional
Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Regional
Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Regional
Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Regional
Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Regional
Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Regional
Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Regional
Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Regional
Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Regional
Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Regional
Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.