Kompas.com - 03/05/2017, 23:51 WIB
Tim Gabungan SAR mengevakuasi jenazah ketujuh korban hilang tanah longsor yang ditemukan di sektor B, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Rabu ( 2/5/2017). KOMPAS.com/Suryo Sudarmadi Tim Gabungan SAR mengevakuasi jenazah ketujuh korban hilang tanah longsor yang ditemukan di sektor B, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Rabu ( 2/5/2017).
|
EditorCaroline Damanik

PONOROGO, KOMPAS.com - Setelah sebulan lebih, jenazah korban hilang tanah longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur ditemukan warga di sektor B, Rabu ( 2/5/2017) sore.

Jenazah berjenis kelamin perempuan itu merupakan jasad ketujuh yang ditemukan sejak bencana terjadi Sabtu (1/ 4/2017).

"Tadi jenazahnya ditemukan di sektor B oleh warga sekitar pukul 14.30 WIB. Jasad korban berjenis kelamin perempuan ditemukan sudah dalam kondisi rusak di daerah aliran sungai di sektor tersebut," kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ponorogo, Sumani, Rabu (2/5/2017) sore.

Sumani menyatakan, saat ditemukan, kondisi mayat korban sudah mengering namun masih lengkap kondisi tubuhnya dengan pakaian dan celana. Dari ciri fisik badan dan pakaian yang dikenakan jenazah beberapa warga mengenalnya.

"Kemungkinan nama korban Situn (45), istrinya, Tolu korban lain yang belum ditemukan," kata Sumani.

(Baca juga: Pelajaran Kehidupan dari Anak-anak Korban Tanah Longsor Ponorogo)

Korban ditemukan warga setempat yang melintas di daerah aliran sungai di sektor B. Mengetahui ada jenazah tak dikenal, warga melaporkan ke aparat setempat untuk dilakukan evakuasi.

Untuk memastikan identitas korban, kata Sumani, usai dievakuasi jenazah korban dibawa ke RSUD dr Hardjono Ponorogo. Jenazah korban akan diidentifikasi tim DVI Biddokes Polda Jawa Timur.

Sebelumnya, tim gabungan berhasil menemukan enam jenazah korban hilang tanah longsor sejak Minggu (2/4/2017) hingga Sabtu (29/4/2017).

Enam korban yang berhasil dibawa tim SAR gabungan, yakni Katemi (70), Iwan Danang Suwandi (27), Sunadi (47), Sumaryono (25) dan dua lagi masih dalam proses identifikasi. Sementara total korban hilang yang dilaporkan sebanyak 28 orang. Dengan demikian, korban hilang yang belum ditemukan sebanyak 21 orang.

 

Kompas TV Tim relawan menemukan korban kelima, bencana tanah longsor di Desa Banaran, Ponorogo.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.