Festival Akik di Trenggalek Dilengkapi "Konsultasi" dengan Tim Geologi

Kompas.com - 06/06/2015, 21:53 WIB
Festival Batu Akik Trenggalek. KOMPAS.com/Achmad FaizalFestival Batu Akik Trenggalek.
|
EditorGlori K. Wadrianto
TRENGGALEK, KOMPAS.com - Puluhan penjual dan perajin batu akik menggelar festival, di parkiran Stadion Manak Sopal, Trenggalek, Jawa Timur, Sabtu (6/6/2015). Dalam festival tersebut, dihadirkan tim geologi dari perguruan tinggi, untuk memberikan layanan informasi atas spesifikasi batu akik.

Menurut Ketua Penyelenggara Festival Mohammad Nur Arifin, tim geologi yang dihadirkan dari dua perguruan tinggi yakni UPN Yogyakarta dan Intitut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. "Pemilik batu akik bisa memeriksakan kandungan mineral dalam batunya di sini," kata Arifin.

Arifin menilai, selama ini banyak pemilik batu hanya mendengar spesifikasi batu akik dari sumber-sumber yang tidak jelas. "Kali ini, kami bawakan pihak yang berkompeten di bidangnya, dan yang bergelut di disiplin ilmu kegeologian," kata dia.

Festival itu, menurut pria yang akrab disapa Gus Ipin ini, juga merupakan bagian dari upaya menggelorakan semangat pengusaha batu akik di Trenggalek untuk berserikat memajukan usaha batu akik bersama-sama. "Ini juga untuk memunculkan nama Trenggalek sebagai pusat batu akik," ujar dia lagi.

Berbagai jenis batu akik dipamerkan dalam festival yang digelar hingga Minggu (7/6/2015) besok. Selain menjual batu akik lengkap dengan bantalan cincinnya, juga dijual beragam batu batangan dari ukuran kecil hingga besar.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir di Kalsel Meluas, Warga Menunggu Evakuasi dari Loteng

Banjir di Kalsel Meluas, Warga Menunggu Evakuasi dari Loteng

Regional
Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Regional
Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Regional
Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Regional
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

Regional
Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Regional
Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Regional
Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Regional
Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Regional
Sempat Unggah Foto dan Tulisan 'Takut Gempa Susulan', Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Sempat Unggah Foto dan Tulisan "Takut Gempa Susulan", Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Regional
Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Regional
Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Regional
Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Regional
Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X