Berlubang, Jalan Pemuda Pantura Ditandai Pakai Ban Bekas

Kompas.com - 21/01/2015, 10:21 WIB
Jalan Berlubang di Jalan Pemuda Kendal. Kompas.Com/slamet priyatin k9-11Jalan Berlubang di Jalan Pemuda Kendal. Kompas.Com/slamet priyatin
|
EditorGlori K. Wadrianto
KENDAL, KOMPAS.com - Jalan Pemuda di jalur pantai utara Jawa wilayah Kendal rusak parah. Lubang jalan yang besar dan dalam, hampir merata berada di jalan yang menuju ke Jakarta tersebut.

Kondisi ini membahayakan bagi pengguna jalan, terutama pada saat hujan. Sebab lubang jalan tertutup air. Menurut salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi, Faiz Faizin, pernah beberapa kali melihat kendaraan terperosok di lubang saat hujan.

“Untung mereka hanya terjatuh dan kendaraannya saja yang rusak,” kata Faiz, Rabu (21/1/2015).

Selain kendaraan roda dua, tambah Faiz, dia juga sering dikejutkan dengan suara letusan ban truk yang pecah. Ban truk tersebut pecah, karena terperosok dalam lubang jalan. “Beberapa jalan yang berlubang dan ada di tengah jalan, kami beri tanda dengan cara memberi ban bekas, supaya pengguna jalan tahu,” ujar dia.

Terkait dengan banyaknya lubang jalan di jalan Pemuda Kendal, anggota Komisi C DPRD Kendal, Bintang Daneswara, mengaku akan melakukan koordinasi dengan Bina Marga, Kabupaten Kendal, dan Pemerintah Provinsi. Sebab, Jalan Pemuda, adalah bagian jalur pantura yang perbaikannya menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Tapi setahu saya, Pemkab punya dana pemeliharaan jalan atau perbaikan. Tapi saya akan koordinasi dengan Bina Marga, apakah anggaran itu masih atau tidak,” kata Danes.

Danes mengaku, kalau lubang jalan di Jalan Pemuda dibiarkan cukup lama, akan membahayakan pengguna jalan. Sebab jalan itu termasuk jalan yang padat lalulintasnya. “Di samping itu, lubang bisa semakin besar dan dalam, karena terkikis air hujan dan roda kendaraan berat,” tambah dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X