Salon Ini Layani 3 Gadis Korban Pencurian Rambut di Bandung

Kompas.com - 12/12/2014, 21:47 WIB
Rambut milik Vicky Shanda Herdina Isfy (14) terlihat sebagian dipotong orang tidak dikenal di dalam angkutan umum di Kota Bandung. KOMPAS.com/ PUTRA PRIMA PERDANARambut milik Vicky Shanda Herdina Isfy (14) terlihat sebagian dipotong orang tidak dikenal di dalam angkutan umum di Kota Bandung.
|
EditorFarid Assifa
BANDUNG, KOMPAS.com — Salon Aken yang berlokasi di Jalan Pahlawan, Kota Bandung, telah melayani gadis-gadis korban pencurian rambut di dalam angkot dengan cara dipotong.

Hal tersebut diakui Anne (26), salah satu pegawai di Salon Aken. Menurut dia, dalam kurun waktu sebulan ke belakang, ada tiga orang wanita korban pencurian rambut yang meminta rambutnya dirapikan.

"Sebulan terakhirlah, ada tiga orang. Ada yang rambut asli, ada yang rambut sambungan," kata Anne saat ditemui di tempat kerjanya, Jumat (12/12/2014).

Anne melanjutkan, ukuran panjang rambut yang diambil dari ketiga korban tersebut berbeda-beda. Namun, rata-rata rambut yang hilang lebih dari 10 sentimeter.

"Ada yang sampai dekat akar rambut," ujarnya.

Selain itu, rata-rata korban datang ke Salon Aken satu hari setelah kejadian.

"Datangnya ada yang siang, ada yang sore," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, dua gadis ABG, Shelly Shylvia Lugina Isfy (17) dan Vicky Shanda Herdina Isfy (14), mengaku rambut mereka dicuri oleh pria tak dikenal dengan cara digunting di dalam angkot. [Baca juga: Dua Gadis ABG Ini Kaget Rambutnya Dicuri di Dalam Angkot]

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puslabfor Dilibatkan Usut Penyebab Kebakaran Kantor Desa Neglasari

Puslabfor Dilibatkan Usut Penyebab Kebakaran Kantor Desa Neglasari

Regional
Ketua Komunitas Gay Tulungagung Ditangkap karena Cabuli 11 Anak

Ketua Komunitas Gay Tulungagung Ditangkap karena Cabuli 11 Anak

Regional
Guru Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Pukul Murid Pakai Besi

Guru Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Pukul Murid Pakai Besi

Regional
Modal Tiner dan Printer, Pelaku Pemalsuan SIM di Palembang Ditangkap

Modal Tiner dan Printer, Pelaku Pemalsuan SIM di Palembang Ditangkap

Regional
6 Jam Menghilang, Seorang Nenek Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai:

6 Jam Menghilang, Seorang Nenek Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai:

Regional
Pesan Jokowi untuk Gubernur NTT dan Bupati Manggarai Barat Mengenai Tanah Sengketa di Labuan Bajo

Pesan Jokowi untuk Gubernur NTT dan Bupati Manggarai Barat Mengenai Tanah Sengketa di Labuan Bajo

Regional
Protes, Pedagang Pasar Pagi di Tegal Sebut Penarikan Biaya Ganda Sewa dan Retribusi Langgar Aturan

Protes, Pedagang Pasar Pagi di Tegal Sebut Penarikan Biaya Ganda Sewa dan Retribusi Langgar Aturan

Regional
Cegah Antraks di Gunungkidul, Pemda Akan Bangun Kolam dan Shower di Pasar Hewan

Cegah Antraks di Gunungkidul, Pemda Akan Bangun Kolam dan Shower di Pasar Hewan

Regional
Bakar Lahan, Oknum Karyawan PTPN V di Riau Ditangkap Polisi

Bakar Lahan, Oknum Karyawan PTPN V di Riau Ditangkap Polisi

Regional
Antisipasi Kekerasan, Sekolah Ramah Anak Dirintis di 10 SMP

Antisipasi Kekerasan, Sekolah Ramah Anak Dirintis di 10 SMP

Regional
Kronologi Ibu Jual Bayi yang Baru Dilahirkan di Palembang

Kronologi Ibu Jual Bayi yang Baru Dilahirkan di Palembang

Regional
Warga Positif Antraks, Sri Sultan: Saya Mohon Orang Gunungkidul Hati-hati Lah

Warga Positif Antraks, Sri Sultan: Saya Mohon Orang Gunungkidul Hati-hati Lah

Regional
Hendak Tawuran di Pantura, Puluhan Pelajar SMP Diamankan, Polisi Temukan Puluhan Batu

Hendak Tawuran di Pantura, Puluhan Pelajar SMP Diamankan, Polisi Temukan Puluhan Batu

Regional
Mahasiswa Jember Tewas Membusuk di Kamar Kos, Sempat Telepon Ibu

Mahasiswa Jember Tewas Membusuk di Kamar Kos, Sempat Telepon Ibu

Regional
Ragukan Hak Angket, Komunikasi DPRD dan Bupati Jember Semakin Buntu

Ragukan Hak Angket, Komunikasi DPRD dan Bupati Jember Semakin Buntu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X