Biaya Produksi Cuma Rp 3.500 Bikin Miras Oplosan Banyak Beredar

Kompas.com - 04/12/2014, 17:00 WIB
Polres Bandung menyita ribuan botol minuman keras (miras) oplosan siap jual. KOMPAS.com/Reni SusantiPolres Bandung menyita ribuan botol minuman keras (miras) oplosan siap jual.
|
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS.com – Razia minuman keras (miras) oplosan menunjukkan bahwa biaya produksi miras tersebut hanya Rp 3.500 per botol. Miras oplosan tersebut kemudian dipasarkan di toko-toko jamu seharga Rp 15.000-Rp 20.000 per botol.

“Modus yang dilakukan tersangka, miras-miras itu di jual di toko-toko jamu. Kebanyakan di wilayah timur Bandung seperti Cileunyi, Rancaekek, Majalaya dan Cicalengka,” ujar Kasatnarkoba Polres Bandung, AKP Budi Nuryanto di Bandung, Kamis (4/12/2014).

Budi menjelaskan, miras tersebut diproduksi secara industri rumahan di rumah milik tersangka. Kadar alkoholnya tak tanggung-tanggung, bahkan ada yang mencapai 99 persen.

Untuk menekan angka peredaran, pihaknya akan terus melakukan operasi. Bahkan, pihaknya meningkatkan kerja sama dengan Polres Sumedang dan Garut untuk mengungkap otak di balik produksi miras oplosan yang sudah meresahkan masyarakat ini.

Selain itu, Budi berharap peran aktif masyarakat. Jika melihat ada yang mencurigakan, segera hubungi kepolisian. Seperti penggerebekan yang dilakukan di salah satu toko di Cileunyi. Penggerebekan bisa terjadi berkat laporan masyarakat yang melihat tindakan mencurigakan penjualan miras oplosan.

Sebelumnya diberitakan, Satnarkoba Polres Bandung dalam sepekan ini gencar melakukan operasi minuman keras (miras) oplosan. Dari hasil operasi, polisi sedikitnya mengamankan 3.000 botol miras oplosan siap jual.

Ribuan botol miras itu diperoleh dari beberapa lokasi, di antaranya salah satu toko di Terminal Cileunyi, rumah pengolahan di komplek Manglayang Regency dan rumah di belakang PT Kahatex, Rancaekek. Sementara itu, di Cicalengka dan Majalaya, polisi menyita bahan baku minuman oplosan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.