Kompas.com - 25/06/2014, 09:11 WIB
Kawasan perkebunan di Rokan Hilir, Bengkalis, Riau, yang terbakar dan menciptakan asap tebal, 17 Juni 2013. Asap menyebar dan menyelimuti negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. AFP PHOTO / STRINGERKawasan perkebunan di Rokan Hilir, Bengkalis, Riau, yang terbakar dan menciptakan asap tebal, 17 Juni 2013. Asap menyebar dan menyelimuti negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.
EditorPalupi Annisa Auliani
PEKANBARU, KOMPAS.com — Satelit Tera dan Aqua mendeteksi 366 titik panas alias hotspot di Provinsi Riau. Data indikasi kebakaran lahan dan hutan di wilayah tersebut melonjak empat kali lipat dalam tenggat tak sampai 24 jam.

"Berdasarkan laporan dari BMKG pada pukul 07.00 WIB, total titik panas di Riau mencapai 366 titik," kata Kepala Divisi Informasi dan Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo, Rabu (25/6/2014).

Menurut Agus, sebagian besar titik api terpantau berada di Riau. Jumlah ini, lanjut dia, melonjak tinggi dibandingkan pantauan pada Selasa (24/6/2014) petang yang mendapati 85 titik api. Dia mengatakan pula, dampak kebakaran lahan dan hutan mulai terlihat di daerah pesisir Riau.

"Asap telah menurunkan jarak pandang (visibility). Di Kota Dumai, jarak pandang pada pukul 07.00 WIB turun menjadi 2 kilometer akibat asap," ungkap Agus. Meski demikian, dia mengatakan jarak pandang tersebut masih relatif aman bagi layanan penerbangan di Bandara Pinang Kampai di Dumai, Riau.

Adapun jarak pandang di Pekanbaru, sebut Agus, masih relatif bagus, yakni di kisaran 7 kilometer. "Di Pekanbaru relatif bersih karena angin tidak mengarah ke sana. Yang dikhawatirkan sekarang adalah asap terbawa angin sampai ke negara tetangga," ujar dia.

Terdeteksi di 9 kabupaten kota

Agus menjabarkan, titik panas yang menjadi indikasi kebakaran lahan dan hutan ini terdeteksi di 9 kabupaten kota. Titik panas terbanyak, sebut dia, terpantau di Kabupaten Rokan Hilir, dengan 221 titik api.

Adapun sebaran titik api lainnya, lanjut Agus, berada di Kabupaten Bengkalis (57), Kepulauan Meranti (2), Kota Dumai (59), Kabupaten Pelalawan (19), Siak (1), Indragiri Hulu (1), Indragiri Hilir (3), dan Kuantan Singingi (3). Agus mengatakan, tingkat kepercayaan atau akurasi data di atas 70 persen, diterakan untuk 215 titik api.

"Cuaca Riau diperkirakan cerah hingga berawan, masih ada hujan ringan berpotensi terjadi di Wilayah Riau bagian Timur, Tengah, Barat, dan Selatan," imbuh Agus. Saat ini, Pemerintah Provinsi Riau sudah membuka kembali Pos Komando Satgas Siaga Asap di Lanut Roesmin Nurjadin, sejak Selasa.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Regional
Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Regional
Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan 'Bapenda Kapendak'

Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan "Bapenda Kapendak"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.