Anak Hasil Nikah Siri di Semarang Dapat Akta Lahir Gratis

Kompas.com - 19/02/2014, 18:56 WIB
Ilustrasi Nikah Siri Kompas.comIlustrasi Nikah Siri
|
EditorFarid Assifa

UNGARAN, KOMPAS.com — Anak hasil kawin siri atau pernikahan secara agama di Kabupaten Semarang sebentar lagi akan mendapatkan akta lahir atau akta pengakuan anak dari negara. Hal itu sama seperti anak-anak lahir dari hasil pernikahan yang tercatat di KUA.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Semarang Bahrodin mengatakan, mengacu pada surat edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 470/327/sj tentang perubahan kebijakan administrasi kependudukan disebutkan bahwa setiap anak hasil pernikahan yang sah secara agama berhak mendapatkan pengakuan dari negara.

"Salah satu syaratnya adalah surat pernyataan atau pengakuan dari pihak ayah dan surat keterangan dari penghulu beserta saksi. Tidak perlu dari pengadilan," kata Bahrodin, Rabu (19/2/2014) siang.

Seorang anak hasil pernikahan siri yang telah mendapatkan akta lahir, lanjut Bahrodin, secara otomatis bisa mengurus KK dengan pencantuman nama si ayah. Sebab, selama ini, pencatatan anak hasil nikah siri dengan kartu keluarga tanpa nama ayah menimbulkan permasalahan yang pelik terkait pengurusan administrasi anak yang bersangkutan.

"Selama ini hanya nama ibu saja yang tercantum di KK. Kalau sudah ada akta, otomatis nama bapak akan tercantum dan anak mendapatkan hak-haknya," tambahnya.

Saat ini, kata Bahrodin, kebijakan baru tersebut akan disosialisasikan ke masyarakat hingga tingkat kelurahan atau desa. Pihaknya memperkirakan, kebijakan pemberian akta lahir bagi anak hasil pernikahan siri akan disambut baik masyarakat, apalagi pembuatannya tanpa dipungut biaya.

"Sama, akta untuk anak hasil nikah siri ini juga tidak dipungut biaya alias gratis. Tapi pelaksanaannya kami masih menunggu berkas-berkasnya dari pusat," katanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBB Gorontalo Diperpanjang untuk Persiapan New Normal

PSBB Gorontalo Diperpanjang untuk Persiapan New Normal

Regional
PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Belajar di Rumah Sampai 15 Juni

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Belajar di Rumah Sampai 15 Juni

Regional
Kronologi Suami Istri Tewas Tertabrak Mobil Saat Hendak Ber-Lebaran

Kronologi Suami Istri Tewas Tertabrak Mobil Saat Hendak Ber-Lebaran

Regional
PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, tapi Rumah Ibadah Mulai Dibuka

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, tapi Rumah Ibadah Mulai Dibuka

Regional
Mengaku Kelaparan, Kakek 61 Tahun Curi Kopi hingga Semir Sepatu di Minimarket

Mengaku Kelaparan, Kakek 61 Tahun Curi Kopi hingga Semir Sepatu di Minimarket

Regional
Seorang Ayah Setubuhi 2 Anak Tirinya hingga Hamil, Terbongkar Saat Ditanya Nenek

Seorang Ayah Setubuhi 2 Anak Tirinya hingga Hamil, Terbongkar Saat Ditanya Nenek

Regional
Bebas dari Penjara, Napi Asimilasi Perkosa Anak Calon Istrinya

Bebas dari Penjara, Napi Asimilasi Perkosa Anak Calon Istrinya

Regional
Terungkap Pabrik Miras Palsu Bermerek Impor di Bandung Barat

Terungkap Pabrik Miras Palsu Bermerek Impor di Bandung Barat

Regional
Saat Para Pemuda Antar Ketupat untuk Tenaga Medis Covid-19: Biar Mereka Ikut Lebaran

Saat Para Pemuda Antar Ketupat untuk Tenaga Medis Covid-19: Biar Mereka Ikut Lebaran

Regional
Polda Jateng Tunggu Hasil Lab Iptu SY, Pengendara yang Tabrak Rumah Warga

Polda Jateng Tunggu Hasil Lab Iptu SY, Pengendara yang Tabrak Rumah Warga

Regional
Aksi Babinsa Gendong Nenek dan Penderita Stroke untuk Mengambil BLT

Aksi Babinsa Gendong Nenek dan Penderita Stroke untuk Mengambil BLT

Regional
Dentuman di Kawah Gunung Ijen, Ada Gelombang Mirip Tsunami Setinggi 3 Meter, Satu Penambang Tewas

Dentuman di Kawah Gunung Ijen, Ada Gelombang Mirip Tsunami Setinggi 3 Meter, Satu Penambang Tewas

Regional
Longsor di Tol Ungaran, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Nasional

Longsor di Tol Ungaran, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Nasional

Regional
Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Regional
Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X