Jalan Berlubang, Pantura Kendal Macet

Kompas.com - 28/01/2014, 17:28 WIB
Macet di Pantura Kendal. Kompas.com/ Slamet PriyatinMacet di Pantura Kendal.
|
EditorFarid Assifa

KENDAL, KOMPAS.com
- Jalan Pantura, Kendal, Jawa Tengah, mulai macet. Kemacetan dikarenakan jalan rusak. Pengemudi lebih memilih memperlambat kendaraannya sehingga terjadi antrean dan menimbulkan kemacetan.

Beberapa titik jalan Pantura yang kini sudah mulai macet di antaranya jalan raya Pantura Brangsong, Pemuda, Soekarno-Hatta dan jalan Pramuka. Menurut salah satu pengemudi truk, Rohmad (48), asal Bogor, antrean mendekati kemacetan hampir sepanjang perjalanan. Namun untuk Pantura, Kendal, mulai telihat di Cepring hingga Kaliwungu. Penyebabnya, karena pengemudi memperlambat kendaraannya saat melewati jalan berlubang.

“Kalau dipaksakan, per atau as truk atau mobil bisa patah. Bisa-bisa mobil malah mengguling,” kata Rohmad, Selasa (28/1/2014).

Rohmad menambahkan, akibat antrean kendaraan ini membuat jarak tempuh Weleri ke Kaliwungu juga kian lama. Biasanya, jarak dua kota itu hanya bisa ditempuh paling lama 30 menit, kini karena jalan rusak, bisa mencapai 1 jam lebih. “Lubang jalan di Pantura Kendal ini besar-besar,” jelasnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Kendal, AKP Christian Aer sebelumnya pernah mengatakan bahwa lubang jalan di Pantura Kendal hampir merata. Untuk menghindari kecelakaan, pihaknya telah memasang blok dari plastik dan poster bertuliskan peringatan bahaya lubang jalan.

“Blok dan tulisan peringatan dipasang di pinggir jalan yang rusak parah. Semuanya ada 15 titik,” kata Christian.

Selain itu, lanjut Christian, pihaknya juga menempatkan anggotanya di tempat-tempat khusus, supaya tidak sampai terjadi kemacetan panjang. Dari pengamatan Kompas.com, beberapa truk gandeng dan trailer, terpaksa menepi karena as rodanya dan pernya patah akibat lubang jalan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Regional
Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Regional
Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Regional
Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Regional
Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Regional
Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X