Kompas.com - 25/01/2014, 13:21 WIB
Ilustrasi gempa bumi. AFPIlustrasi gempa bumi.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

TEGAL, KOMPAS.com - Gempa yang mengguncang barat daya Kebumen, Jawa Tengah dirasakan warga Kota Tegal, Sabtu (25/1/2014). Guncangan gempa selama 10 detik terjadi membuat sejumlah warga di kompleks Balai Kota Tegal, Jalan Ki Gede Sebayu, berhamburan keluar. 

Adi Nugroho (27), salah seorang warga mengaku kaget saat duduk di lesehan  di sebuah gedung di komplek balai kota. Dirinya mengira pusing akibat sakit kepala.

"Digoyang-goyang kaya naik perahu, pas buka BB (Blackberry) statusnya gempa semua," kata Adi.

Dari pantauan Kompas.com di komplek Balai Kota Tegal, tidak hanya warga yang kalang kabut keluar bangunan akibat gempa. Puluhan pekerja bangunan langsung keluar dan langsung memperhatikan gedung yang dikerjakannya.

Salah seorang pekerja bangunan Kiki (25), mengaku kaget dan deg-degan ketika di dalam gedung karena kerasnya guncangan. Bersama teman lainnya Kiki berlari menjauhi gedung.

"Saya lihat-lihat gedungnya, siapa tahu ada kerusakan," ujar Kiki.

Gempa juga dirasakan di Brebes, seperti halnya Mega Oktarina (22) yang bekerja di sebuah klinik kecantikan, di jalan Jenderal Sudirman. Semua karyawan keluar gedung karena ketakutan ketika goyangan gempa terjadi.

"Semua berlarian, deg-degan sampai kaki lemes," ungkap Mega.

Menurut info dari BMKG melalui Twitter, gempa terjadi pada skala 6,5 SR pada pukul 12:14:20. 48 km.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X