Kompas.com - 25/12/2013, 15:37 WIB
Usaha kue canai mamak bangkit kembali setelah terpuruk akibat tsunami. KOMPAS.COM/ DESPRIANI Y ZAMZAMIUsaha kue canai mamak bangkit kembali setelah terpuruk akibat tsunami.

"Sulitnya karena sudah tidak ada generasi lanjutan yang berinisiatif untuk membangkitkan kembali kemegahan masa lalu. Yang tersisa saat ini adalah orang-orang muda yang kalau diibaratkan masih muncul sebagai kuncup belum mekar dan dewasa," ujarnya.

Hingga akhirnya, sebut Yubahar, ia meminta kepada anaknya, Rira (37), untuk bangkit dan membangkitkan kembali tradisi yang sempat hilang dan terkubur waktu.

"Saya minta anak saya untuk menjadi pelopor untuk membangkitkan kembali tradisi di desa ini, yaitu memproduksi kembali kue-kue tradisional Aceh," ujar Yubahar.

Bangkit dari trauma dengan kondisi ekonomi yang serba kekurangan, Rira pun memenuhi permintaan sang ayah.

"Kami masih trauma, setelah tiga tahun pascatsunami, kami baru kembali ke Desa Lambung lagi, dan memulai kehidupan baru," kenang Rira.

Menjaga tradisi

Rira pun menyadari bahwa banyak hal yang harus dibangkitkan kembali di desa kelahirannya itu. Ia pun memulai membuka kembali usaha pembuatan kue kering tradisional Aceh secara rumahan, yaitu kue canai, yang diberi label Canai Nyanyak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Nama Nyanyak saya ambil dari nama putri ketiga saya dan nama itu sangat Aceh sehingga nanti diharapkan bisa menjadi sebuah ikon yang menunjukkan kekhasan Aceh," jelas ibu lima anak ini.

Bangkit dari sebuah keterpurukan hebat bukanlah hal mudah bagi Rira. Namun, semangat untuk mengembalikan sebuah tradisi yang sempat hilang menjadi sebuah semangat baru bagi Rira.

"Semoga ini menjadi awal yang baik bagi Desa Lambung dan setelah ini saya berharap akan ada penerus-penerus penjaga tradisi Aceh, terutama dunia kulinernya," sebut Rira.

Halaman:
Baca tentang


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.