Kompas.com - 06/12/2013, 22:49 WIB
|
EditorFarid Assifa
SAMARINDA, KOMPAS.com – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), kemarin mengetuk palu kemenangan untuk gugatan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim, Kamis (5/12/2013). Gugatan tersebut adalah lanjutan gugatan-gugatan sebelumnya terkait Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2013 lalu.

Ketua DPD PDI-P Kaltim, Dody Rondonuwu menjelaskan, kemenangan gugatan PDI-P sangat mutlak. Sebab, pesta demokrasi Pilgub 2013 tidak sesuai dengan undang-undang (UU) per KPU dalam menentukan pasangan calon (paslon). Sehingga, kata Dody, PTUN Samarinda tegas menyatakan Pilgub Kaltim 2013 melanggar UU dan dinilai cacat hukum.

“KPU Kaltim tidak mengikuti azas kepatutan, terkait hukum persyaratan administrasi dalam meloloskan paslon cagub-cawagub Kaltim di Pilgub Kaltim 2013. KPU meloloskan pasangan Farid Wadjdy- Aji Sofyan Alex, padahal pasangan tersebut tidak mendapat dukungan dari PDI-P,” ungkapnya, Jumat (5/12/2013).

Dody menjelaskan, KPU tidak melakukan verifikasi pencalonan pasangan Farid-Sofyan yang pendaftarannya dicabut oleh pengurus DPP PDI-P maupun DPD PDI-P Kaltim. Padahal, pada tanggal 28 Mei 2013, DPD PDI-P melayangkan surat pencabutan pencalonan Sofyan Alex beberapa jam sebelum pendafataran paslon ditutup. Namun, KPU Kaltim mengabaikan surat tersebut, dan tetap meloloskan paslon Farid-Sofyan.

“Seharusnya KPU Kaltim tidak patut meloloskan pasangan Farid - Sofyan, sebab surat pencabutan DPD PDI-P sudah sampai ke tangan KPU. Tapi KPU tetap ngotot, dengan alasan paslon Farid – Sofyan sudah lolos verivikasi,” jelasnya.

Menurut Dody, majelis hakim PTUN Samarinda menyatakan KPU Kaltim melanggar Pasal 59 ayat 1 dan 2 UU 32/2004 jo Pasal 36 ayat 1 dan 2 PP 6/2005, dan Peraturan KPU 9/2012. Otomatis SK KPU Nomor 138/Kpts/KPU-Prov-021/2013 terkait penetapan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim juga dinyatakan batal karena cacat hukum.

“Ini adalah pelajaran kemenangan kedaulatan partai. Untuk ke depannya dapat dijadikan pelajaran. Kalau KPU mau banding, silakan. PDI-P akan menunggu proses selanjutnya, dan menyerahkan hasil PTUN ke DPT,” urainya.

Diketahui sebelumnya, DPD PDI-P Kaltim telah mengajukan gugatan terkait Pilgub 2013 pada Baswalu Kaltim, Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP), Mahkamah Konstitusi (MK), tetapi semua gugatan ditolak.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Golkar Gelar Baksos di Salatiga, Jateng, Warga: Kami Sekarang Kenal Pak Airlangga

Golkar Gelar Baksos di Salatiga, Jateng, Warga: Kami Sekarang Kenal Pak Airlangga

Regional
Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Regional
Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan 'Sentra Padi Subang'

Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan "Sentra Padi Subang"

Regional
Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.