Di Pontianak, Biaya Perjalanan Dinas Dihemat buat Bangun Infrastruktur

Kompas.com - 17/10/2013, 12:09 WIB
Jembatan Kapuas di Pontianak, Kalimantan Barat, masih ditutup untuk dilalui mobil dan kendaraan berukuran lebih besar, menyusul tertabraknya tiang jembatan oleh kapal tongkang pada Jumat (30/8/2013) malam. Pengguna jalan dialihkan ke Jembatan Kapuas II, meski harus memutar 16 kilometer, atau menumpang kapal penyeberangan. KOMPAS.com/Agustinus HandokoJembatan Kapuas di Pontianak, Kalimantan Barat, masih ditutup untuk dilalui mobil dan kendaraan berukuran lebih besar, menyusul tertabraknya tiang jembatan oleh kapal tongkang pada Jumat (30/8/2013) malam. Pengguna jalan dialihkan ke Jembatan Kapuas II, meski harus memutar 16 kilometer, atau menumpang kapal penyeberangan.
|
EditorGlori K. Wadrianto
PONTIANAK, KOMPAS.com — Pemerintah Kota Pontianak menggelontorkan tambahan dana untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan pada semester II 2013.

Sebagian dana yang digunakan berasal dari penghematan anggaran perjalanan dinas dan sejumlah pos lain. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan Kota Pontianak 2013 ditetapkan sebesar Rp 1,418 triliun.

Wali Kota Pontianak Sutarmidji, Kamis (17/10/2013), menjelaskan, sisa lebih perhitungan anggaran 2012 mencapai Rp 108 miliar.

"Ada banyak penghematan anggaran dalam beberapa tahun sehingga alokasi untuk pembangunan infrastruktur jalan bisa meningkat. Anggaran perjalanan dinas misalnya, semula dianggarkan Rp 13 miliar. Namun, yang digunakan hanya Rp 5,7 miliar sehingga bisa digunakan untuk anggaran pembangunan tahun berikutnya," kata Sutarmidji.

Pembangunan infrastruktur jalan dan pembangunan sarana kesehatan serta pendidikan menjadi prioritas di Kota Pontianak. Ini dilakukan karena tuntutan pertumbuhan wilayah kota.

Di sisi lain, Kota Pontianak tak memiliki sumber daya alam yang bisa diandalkan untuk membiayai pembangunan. Peningkatan infrastruktur dinilai menjadi solusi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Rapid Test, 4 ODP di Garut Positif Corona

Hasil Rapid Test, 4 ODP di Garut Positif Corona

Regional
Kabar Baik, Pasien Positif Corona Pertama di Kota Tegal Sembuh

Kabar Baik, Pasien Positif Corona Pertama di Kota Tegal Sembuh

Regional
Mobil Berisi Amunisi dan Makanan Diamankan, Polisi Sebut untuk Pasok KKB Hengky Wamang

Mobil Berisi Amunisi dan Makanan Diamankan, Polisi Sebut untuk Pasok KKB Hengky Wamang

Regional
Lokasi Ditentukan, 6 Warga Diminta Antar Suplai Bahan Makanan untuk KKB ke Sebuah Jembatan

Lokasi Ditentukan, 6 Warga Diminta Antar Suplai Bahan Makanan untuk KKB ke Sebuah Jembatan

Regional
Pulang dari Nunukan Naik KM Lambelu, Warga Buton Pilih Isolasi Diri di Kebun

Pulang dari Nunukan Naik KM Lambelu, Warga Buton Pilih Isolasi Diri di Kebun

Regional
Seorang Pasien Positif Corona Meninggal Saat Sedang Hamil 8 Bulan

Seorang Pasien Positif Corona Meninggal Saat Sedang Hamil 8 Bulan

Regional
Kisah Rangga, Mahasiswa S2 Filsafat UGM Seminar Tesis Online, Bergantung Koneksi Internet

Kisah Rangga, Mahasiswa S2 Filsafat UGM Seminar Tesis Online, Bergantung Koneksi Internet

Regional
Duduk Perkara Warga Cianjur Tolak Pemakaman Jenazah PDP Corona

Duduk Perkara Warga Cianjur Tolak Pemakaman Jenazah PDP Corona

Regional
Video Saat Dipukul Nenek Jadi Viral, Kepala Desa Lapor ke Polisi karena Merasa Malu

Video Saat Dipukul Nenek Jadi Viral, Kepala Desa Lapor ke Polisi karena Merasa Malu

Regional
Awal Mula Penangkapan 6 Orang Penyuplai Bahan Makanan dan Amunisi untuk KKB

Awal Mula Penangkapan 6 Orang Penyuplai Bahan Makanan dan Amunisi untuk KKB

Regional
Pasien Positif Corona di Bangka Belitung Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Bangka Belitung Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Fakta Viral Tenaga Medis Shalat Pakai APD di Ruang Isolasi Pasien Corona

Fakta Viral Tenaga Medis Shalat Pakai APD di Ruang Isolasi Pasien Corona

Regional
Jerit Peternak Ayam di Berbagai Daerah di Tengah Wabah Corona, Harga Anjok hingga Terpaksa Musnahkan Anak Ayam

Jerit Peternak Ayam di Berbagai Daerah di Tengah Wabah Corona, Harga Anjok hingga Terpaksa Musnahkan Anak Ayam

Regional
Duduk Perkara Anggota DPRD Sumbar Diduga Mabuk dan Hampir Tabrak Tentara Berpangkat Kolonel

Duduk Perkara Anggota DPRD Sumbar Diduga Mabuk dan Hampir Tabrak Tentara Berpangkat Kolonel

Regional
Fakta Anggota DPRD Sumbar Diduga Mabuk Sambil Berkendara, Diamankan Aparat TNI dan Minta Maaf

Fakta Anggota DPRD Sumbar Diduga Mabuk Sambil Berkendara, Diamankan Aparat TNI dan Minta Maaf

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X