Kompas.com - 16/10/2013, 23:17 WIB
Ilustrasi: Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank DKI yang berada di kompleks  Balaikota,  Jakarta  Pusat,  diduga nyaris dijarah. Bagian depan mesin tampak rusak seperti  bekas  dicongkel menggunakan linggis. Fabian Januarius Kuwado/ KOMPAS.COMIlustrasi: Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank DKI yang berada di kompleks Balaikota, Jakarta Pusat, diduga nyaris dijarah. Bagian depan mesin tampak rusak seperti bekas dicongkel menggunakan linggis.
EditorKistyarini

SEMARANG, KOMPAS.com — Mengaku terdesak utang sebesar Rp 10 juta, Putra Wicaksono (24) mencoba membobol anjungan tunai mandiri (ATM). Warga Jalan Pandana, Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, itu mengaku belajar membobol mesin ATM dari Youtube.

"Belajar di internet, buka Google sama Youtube," tutur Putra kepada Tribun Jateng, Rabu (16/10/2013) di Mapolrestabes Semarang.

Putra menuturkan, dalam beraksi, dirinya selalu memasang target waktu selama 10 menit. Apabila tidak berhasil membongkar brankas mesin ATM, dia langsung meninggalkan lokasi. "Sebelumnya saya amati dulu. Kalau sepi, baru beraksi," katanya.

Karyawan di sebuah perusahaan asuransi ini merupakan pelaku percobaan pembobolan ATM di empat tempat berbeda di Kota Semarang. Dari empat lokasi mesin ATM yang dibobolnya, Putra tak sekali pun berhasil membuka brankas ATM. Dia hanya berhasil membongkar pintu ATM lalu meninggalkannya begitu saja.

Putra ditangkap jajaran Resmob Polrestabes Semarang dan Polsek Semarang Barat yang dipimpin oleh Iptu Willy Budiyanto. Menurut Willy, pelaku ditangkap di rumahnya pada pukul 11.00.

"Begitu ada laporan, kami langsung lakukan penyelidikan. Dari hasil bukti rekaman CCTV, kami lakukan pengejaran terhadap pelaku," tutur Willy. Meskipun merusak kamera CCTV, aksi pelaku berhasil terekam perangkat serupa dari bangunan yang berbeda.

Aksi terakhir Putra dilakukan pada Rabu (16/10/2013) dini hari di mesin ATM Bank Bukopin Jalan Abdulrahman Saleh Nomor 11. Setelah dikembangkan, polisi berhasil mengungkap aksi Putra sebelumnya di tiga lokasi berbeda di Semarang.

Kepala Polrestabes Semarang Kombes Djihartono mengatakan, pelaku sudah menjadi target jajaran Polrestabes Semarang. "Sebelum beraksi, pelaku selalu merusak CCTV dan membungkus tangannya pakai kaus kaki. Tapi dari aksi terakhir kami berhasil mengungkap identitas pelaku lantaran motor yang dikendarai terekam CCTV, dan nomor polisinya bisa kami lacak," katanya.

Putra diancam Pasal 303 KUHP dengan hukuman penjara di atas lima tahun.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.