Gubernur: Warga Sulsel di Kairo Aman

Kompas.com - 23/08/2013, 20:27 WIB
Para pendukung Muhammad Mursi di kota Alexandria turun ke jalan mengecam penggunaan kekerasan oleh aparat keamanan Mesir yang menewaskan 638 orang dan melukai 4.000 orang lainnya. AFPPara pendukung Muhammad Mursi di kota Alexandria turun ke jalan mengecam penggunaan kekerasan oleh aparat keamanan Mesir yang menewaskan 638 orang dan melukai 4.000 orang lainnya.
|
EditorKistyarini

MAKASSAR, KOMPAS.com - Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo menyatakan warganya yang berada di Kairo, Mesir, dalam keadaan selamat dan berada di lokasi yang aman.

Pernyataan tersebut diungkapkan Syahrul dalam konfrensi persnya di rumah jabatan Gubernur Sulsel Jalan Jendral Sudirman, Makassar, Jumat (22/8/2013) malam.

"Mahasiswa dan pekerja legal yang ada di Kairo dalam keadaan selamat dan berada di suatu tempat yakni hotel yang tidak usah saya sebutkan namanya. Sampai tadi, saya telponan dan SMS an sama mahasiswa di sana. Kebetulan, ada juga mahasiswa S3 kita dari Pemerintah Provinsi Sulsel yang bersekolah di sana," katanya.

Syahrul menambahkan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan terkait kondisi warga Sulsel yang berada di Kairo. "Katanya Pak Menteri Polhukam, warga Sulsel yang ada di Kairo aman. Apalagi situasi di sana agak landai-landai," tambahnya.

Syahrul mengaku tidak miliki data jumlah pasti warga Sulsel di negara yang kini tengah bergolak itu. Namun ia memperkirakan jumlah warga Sulsel di Kairo berjumlah puluhan.

"Karena desakan mahasiswa yang SMS ke media, maka saya sebagai Gubernur Sulsel memerintahkan Kadis Tenaga kerja untuk monitoring terus perkembangan dan situasi serta keadaan warga Sulsel di sana. Tenaga kerja dan mahasiswa di Kairo, jumlahnya cuman puluhan. Saya punya data tidak akurat, makanya saya tidak mau bicara. Jadi situasi sudah agak landai-landai, kita tidak akan melakukan evakuasi," papar Syahrul.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

Regional
Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Regional
'Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan'

"Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

Regional
Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Regional
Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Regional
Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Regional
11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

Regional
Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X