Penyidik Diberi Waktu 3 Bulan Tuntaskan Kasus Penembakan PN

Kompas.com - 02/08/2013, 14:41 WIB
|
EditorFarid Assifa
GORONTALO, KOMPAS.com - Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Gorontalo Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Abdullah Hayati memberi waktu tiga bulan kepada tim penyidik khusus yang dibentuk untuk menuntaskan kasus penembakan Pengadilan Negeri (PN) Gorontalo dan rumah dinas hakim Royke Inkiriwang.

Wakapolda menganggap waktu tiga bulan cukup untuk menuntaskan kasus ini, mengingat tim penyidik yang dibentuk khusus tersebut tidak sedang mengerjakan kasus lain.

“Sengaja mereka kita bebaskan dari tugas menyidik kasus lain agar mereka fokus menuntaskan kasus penembakan pengadilan dan rumah dinas hakim ini,” ujar Wakapolda.

Wakapolda menjelaskan, tim penyidik kasus ini merupakan anggota dari Polres Gorontalo Kota yang mendapatkan dukungan dari Polda Gorontalo. Jika kasus ini tidak tuntas juga dalam tiga bulan, pihak Polda akan membubarkan tim penyidik khusus tersebut dan menggantinya dengan tim penyidik yang baru. Kemungkinan besar kasus ini juga akan diambil alih sepenuhnya oleh Polda Gorontalo jika tim yang ada sekarang tidak sanggup menuntaskan kasus ini.

Sejauh ini sudah ada sepuluh saksi yang dimintai keterangan atas kasus ini. Dari penjelasan Kadiv Humas Polda Gorontalo AKBP Lisma Dunggio diketahui para saksi adalah petugas PN dan keluarga Hakim Royke Inkiriwang. Polisi belum berhasil menentukan tersangka dan motif penembakan ini.

Pada Selasa (23/7/13) sore lalu PN Gorontalo dan rumah dinas hakim Royke Inkiriwang ditembaki orang tak dikenal. Satu peluru menembus kaca ruangan lantai dua pengadilan; satu peluru mengenai mobil milik Hakim Royke; dan satu peluru lagi mengenai dinding rumah dinas hakim Royke. Kasus ini juga telah mendapatkan perhatian dari Komisi Yudisial yang pada Jumat (26/7/13) lalu melakukan investigasi langsung ke gedung PN Gorontalo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Dugaan Pemerkosaan oleh Kepala Imigrasi Entikong Ditingkatkan ke Penyidikan

Kasus Dugaan Pemerkosaan oleh Kepala Imigrasi Entikong Ditingkatkan ke Penyidikan

Regional
Siswi Non-Muslim SMKN 2 Padang: Saya Pakai Jilbab Sejak SMP, Iman Saya Tidak Goyah

Siswi Non-Muslim SMKN 2 Padang: Saya Pakai Jilbab Sejak SMP, Iman Saya Tidak Goyah

Regional
Wali Kota Salatiga Nyaris Gagal Divaksin karena Tensi Darah Naik

Wali Kota Salatiga Nyaris Gagal Divaksin karena Tensi Darah Naik

Regional
Keluar Lapas untuk Nikahkan Anaknya, Napi Narkotika Ini Menangis

Keluar Lapas untuk Nikahkan Anaknya, Napi Narkotika Ini Menangis

Regional
Soal Kewajiban Jilbab bagi Siswi, Kepala SMKN 2 Padang Siap Dipecat

Soal Kewajiban Jilbab bagi Siswi, Kepala SMKN 2 Padang Siap Dipecat

Regional
Viral Acara PDI-P Bali Buka Masker Tiup Lilin dan Suap-suapan Sendok yang Sama, Begini Penjelasannya

Viral Acara PDI-P Bali Buka Masker Tiup Lilin dan Suap-suapan Sendok yang Sama, Begini Penjelasannya

Regional
Sudah Divaksin tapi Danrem 162 Wira Bhakti Positif Covid-19, Ini Penjelasannya

Sudah Divaksin tapi Danrem 162 Wira Bhakti Positif Covid-19, Ini Penjelasannya

Regional
34.400 Vaksin Sinovac Tiba di Kalbar, Masih Prioritaskan Tenaga Kesehatan

34.400 Vaksin Sinovac Tiba di Kalbar, Masih Prioritaskan Tenaga Kesehatan

Regional
Masa Tanggap Darurat Gunung Ile Lewotolok Diperpanjang

Masa Tanggap Darurat Gunung Ile Lewotolok Diperpanjang

Regional
Wabup Banyumas Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Jarumnya Kecil, Jadi Enggak Sakit

Wabup Banyumas Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Jarumnya Kecil, Jadi Enggak Sakit

Regional
Seorang Anggota TNI Dikeroyok hingga Babak Belur, Polisi Buru Pelaku

Seorang Anggota TNI Dikeroyok hingga Babak Belur, Polisi Buru Pelaku

Regional
Hanya 3 Pejabat di Kebumen yang Lolos Skrining Vaksinasi Covid-19

Hanya 3 Pejabat di Kebumen yang Lolos Skrining Vaksinasi Covid-19

Regional
KPU Tetapkan Muh Basli Ali-Saiful Arif sebagai Pemenang Pilkada Selayar

KPU Tetapkan Muh Basli Ali-Saiful Arif sebagai Pemenang Pilkada Selayar

Regional
Digugat Anak Kandungnya soal Tanah Hasil Jadi TKW, Ramisah: Tanah Ini Saya Beli bersama Suami

Digugat Anak Kandungnya soal Tanah Hasil Jadi TKW, Ramisah: Tanah Ini Saya Beli bersama Suami

Regional
Otak Perampokan Bersenpi di Semarang Ternyata Orang Dalam Perusahaan

Otak Perampokan Bersenpi di Semarang Ternyata Orang Dalam Perusahaan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X