Deddy Mizwar: Jumlah Kelas Kurang, 170.000 Siswa SMP Tak Bisa Lanjut ke SMA/SMK - Kompas.com

Deddy Mizwar: Jumlah Kelas Kurang, 170.000 Siswa SMP Tak Bisa Lanjut ke SMA/SMK

Kompas.com - 07/09/2017, 18:40 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy MizwarKOMPAS.com/Putra Prima Perdana. Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar

BANDUNG, KOMPAS.com - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menyatakan, sekitar 170.000 siswa/siswi lulusan tingkat SMP tidak bisa melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA/SMK karena terbatasnya ruang kelas untuk menampung siswa dalam menunjang kegiatan belajar mengajar.

"Tahu enggak berapa banyak murid-murid SMP yang tidak bisa diterima di SMA. Ada 170.000 orang enggak punya tempat," kata Deddy usai berkunjung ke SMK Negeri Pertanian Pembangunan dan SMA Negeri 1 Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (7/9/2017).

Dia mengatakan, berdasarkan persoalan siswa tidak tertampung di SMA/SMK itu artinya Provinsi Jawa Barat membutuhkan sekitar 5.000 ruang kelas baru (RKB) sekolah tingkat SMA/SMK tersebar di kota/kabupaten.

"Jadi harus bisa dibangun minimal 5.000 ruang kelas baru dan unit sekolah baru," kata Deddy.

(Baca juga: Dihina Gurunya, Seorang Siswa SMP Nekat Minum Racun)

Menurut dia, jika 5.000 RKB bisa terealisasi, maka 150.000 siswa/siswi SMP bisa tertampung.

Selain upaya pembangunan RKB, lanjut dia, Pemprov Jawa Barat juga akan mendorong pengembangan SMA Terbuka yang bisa menampung seratus ribu peserta didik per tahunnya serta kerjasama dengan Pondok Pesantren.

"Tapi nanti yang SMA Terbuka hanya untuk orang yang berumur 18 tahun ke atas," katanya.

Deddy menambahkan, Pemerintah Provinsi Jabar menjalin kerjasama dengan pesantren dalam membangun ruang kelas baru untuk kegiatan belajar mengajar setingkat SMA/SMK di pesantren.

Program kerjasama itu, lanjut dia, sebagai upaya mewujudkan sekolah berbasis pesantren karena pendidikan agama merupakan bagian terpenting dalam kehidupan manusia.

"Kami kasih ruang kelas baru (ke pesantren) lalu mereka bisa buat SMA/SMK, jadi SMA/SMK berbasis pesantren karena betapa pentingnya pendidikan berbasis agama sekarang ini," katanya.

EditorCaroline Damanik

Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM